Gotong Royong Bangun Jalan, Warga Ranggapo di Manggarai Timur Patungan Beli Material
Gordy Donovan July 14, 2026 11:47 AM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Warga Kampung Ranggapo, Desa Golo Meni, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, bergotong royong secara swadaya membangun jalan rabat beton menuju kampung mereka.

Aksi tersebut menjadi viral di media sosial Facebook setelah diunggah oleh akun Baltasar Geong di grup Matim Bebas Berpendapat. Unggahan itu memperlihatkan puluhan warga bekerja bersama membangun jalan yang selama ini menjadi akses utama menuju Kampung Ranggapo.

Dalam unggahannya, Baltasar Geong menjelaskan bahwa jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat sekaligus akses menuju salah satu kampung yang masih tergolong terisolasi di Kecamatan Kota Komba Utara.

Ia menyebut pembangunan rabat beton dilakukan secara swadaya melalui iuran warga untuk membeli semen, pasir, dan material lainnya.

Baca juga: Pemerintah Desa Compang Ndejing Bangun Rabat Jalan, Diawasi Langsung Kejari Manggarai

Gotong-royong

Unggahan tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Selain memberikan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat, banyak yang berharap DPRD dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur segera memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

Sekretaris Camat Kota Komba Utara, Hieronimus Toi, saat dikonfirmasi TribunFlores.com, membenarkan adanya kegiatan swadaya masyarakat tersebut.

"Ya, benar. Jalan itu berstatus jalan kabupaten," ujarnya.

"Sejauh ini kami dari pihak kecamatan belum menerima informasi resmi terkait gerakan swadaya masyarakat Kampung Ranggapo, Desa Golo Meni," katanya.

Ia menjelaskan, ruas jalan dari Kampung Paleng yang melewati kawasan hutan menuju Kampung Ranggapo telah mengalami kerusakan parah. Jalan tersebut dibangun pada masa kepemimpinan Bupati Kristian Rotok saat wilayah Manggarai Timur masih bergabung dengan Kabupaten Manggarai.

"Jalan itu dibangun sejak masa Bupati Kristian Rotok pada periode pertama, ketika kita masih bergabung dengan Kabupaten Manggarai. Kondisinya sekarang sudah rusak berat. Karena itu, masyarakat berinisiatif secara spontan membangun rabat beton secara swadaya," jelasnya.

Menurut Hieronimus, masyarakat selama ini telah berulang kali menyampaikan usulan perbaikan jalan melalui pemerintah kecamatan, DPRD, maupun Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun hingga kini usulan tersebut belum terealisasi.

Ia menambahkan, salah satu kendala yang dihadapi pemerintah saat ini adalah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.