TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aksi penjambretan menimpa dua orang anak di wilayah Dusun Dowangan, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Senin (13/7/2026) sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ini viral di media sosial setelah rekaman CCTV diunggah oleh akun X @merapi_uncover.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat dua bocah tengah duduk di tepi jalan sambil bermain handphone.
Tak lama kemudian, datang dua orang berboncengan mengendarai sepeda motor menghampiri korban.
Pelat sepeda motor gelap seperti sengaja ditutupi.
Salah satu pelaku turun dari motor dan berpura-pura menanyakan alamat kepada kedua bocah tersebut.
Diduga, aksi tanya alamat hanyalah modus untuk memantau situasi.
Pelaku sempat pergi dan berputar arah seolah masih mencari alamat.
Salah satu korban yang merasa curiga sempat berpindah tempat ke seberang jalan.
Namun, pelaku kembali mendekat, lalu pelaku yang dibonceng turun dan dengan cepat dan merampas dua buah handphone yang dipegang korban.
"Jambret hp milik bocil 2 bocil di ambil semua, sore tadi di Dowangan Banyuraden Gamping Sleman, alih alih tanya alamat. Plat nomer sengaja ditutup," tulis akun tersebut dalam unggahannya, dilihat pada Selasa (14/7/2026).
Baca juga: Korsleting Listrik Mendominasi Pemicu Kasus Kebakaran di Sleman
Kapolsek Gamping, AKP Bowo Susilo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penjambretan handphone tersebut.
Menurut dia, pihak keluarga korban telah resmi melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
Adapun barang yang hilang dibawa pelaku berupa dua unit handphone, yakni satu unit iPhone 13 dan satu unit Infinix.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Polsek Gamping juga telah turun untuk mengecek langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan upaya penyelidikan untuk memburu terduga pelaku.
"Masih kami laksanakan penyelidikan, dalami CCTV dan pemeriksaan saksi-saksi,"kata Bowo.(*)