Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Bahan baku hingga modul remote pemantik tersangka peledakan di kawasan Komplek Olahraga Dadaha ternyata bisa didapat lewat situs belanja online.
Hal ini diungkapkan tim gabungan Densus 88 Antiteror dan Polres Tasikmalaya Kota usai melakukan penggeledahan di kediaman tersangka A di wilayah Cihideung Kota Tasikmalaya.
Berdasarkan uji laboratorium lapangan yang dilakukan oleh Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat menggunakan alat deteksi canggih KBR ThreatID, sampel cairan misterius yang ditemukan di kediaman terduga pelaku menunjukkan tingkat kemiripan tertinggi dengan Asam Nitrat, dengan skor validasi mencapai 0,984.
Temuan zat kimia berbahaya yang menjadi bahan baku utama peledak ini menjadi bukti krusial dalam proses penyidikan.
"Intinya daya ledak yang dihasilkan tidak ada yang terlalu mengkhawatirkan, dan dia (tersangka) membuatnya kecil alias low dan tidak ada niat mencelakakan orang," ucap Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat Kompol Iyus Ali Yusup dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (14/7/2026).
Baca juga: Kasus Ledakan di Dadaha Tasikmalaya: Eks Napiter Jadi Tersangka, Puslabfor Turun Bawa Alat Canggih
Kompol Iyus mengaku, untuk alat ledak yakni jenis remote dan lainnya bisa didapatkan dengan mudah di toko online.
"Itu yang diledakkannya pakai remote, dan remot bisa dibeli di toko online. Saat ini semua barang bukti sudah diamankan di Polres Tasikmalaya Kota," ucap mantan Danyon Brimob D Pelopor Satbrimob Polda Jabar Cineam ini.
Bahkan unsur yang diracik pun tidak lengkap, sehingga daya ledak dan tingkatannya tidak terlalu bahaya.
"Iya low eksplosif kecil daya ledakannya, tapi kalau ada bubuk mesiu, belerang itu bisa sampai besar, jadi hanya ledakan detonator doang," tuturnya.
Namun ia tidak bisa merinci barang bukti yang diamankan di kediaman tersangka itu sudah lama atau baru dibeli.
"Masalah dia beli peralatan itu dari kapan, nanti itu dari hasil BAP. Tapi yang jelas bahan baku tersebut sangat mudah didapat," kata Kompol Iyus.
Selain itu, tersangka merakit sendiri bahan tersebut sebelum diledakkan di kawasan Dadaha Kota Tasikmalaya.
Diketahui, Polres Tasikmalaya Kota resmi menetapkan satu tersangka inisial A atas kasus peledakan di Pedestrian Komplek Olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya.
Saat ini kasus tersebut dilimpahkan ke Polda Jawa Barat, dan tersangka sudah menjalani serangkaian pemeriksaan hingga pengambilan sidik jari. (*)