Breaking News: Tim Libas Begal Polda Jatim Gulung 7 Penjahat Bersenjata Celurit
Dyan Rekohadi July 14, 2026 08:04 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) 'Libas Begal' Jatanras Polda Jatim sukses meringkus tujuh pelaku begal dan pencurian mobil bersenjata celurit yang meresahkan warga Jawa Timur.

Tujuh penjahat itu berasal dari dua komplotan berbeda, yaitu komplotan Jember (NN, MF, MT) dan komplotan Pasuruan (JA, IS, BK, MM).

Saat tiba di Mapolda Jatim, para pelaku itu langsung digelandang menggunakan mobil dinas SUV menuju area parkir Gedung Ditreskrimum.

Baca juga: Tim Jatanras Polda Jatim Sikat 222 Bandit Jalanan, Intip Modus Unik Maling Motor Pakai Mobil Minibus

 

Modus Pepet Pengejar

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur menjelaskan bahwa para pelaku selalu membawa celurit di balik pakaian untuk menakuti korbannya.

Untungnya, belum ada korban yang terluka atau tewas.

Penjahat itu beraksi dalam kelompok berisi empat orang dengan pembagian tugas matang.

Teman pelaku di bagian belakang bertugas mengecoh dan memepet motor warga yang mengejar eksekutor hingga terjatuh.

"Orang yang mengejar itu malah kena hantam mobil lain kan," kata Jumhur.

Baca juga: Polda Jatim Panggil Vicky Prasetyo terkait Dugaan Penipuan Audio Rp213 Juta

 

Buron Sampai ke Bali 

Kedua komplotan itu total sudah beraksi di 10 TKP daerah Pasuruan, Jember, hingga Probolinggo.

Salah satu pelaku merupakan residivis kambuhan yang sudah empat kali dipenjara.

Pelaku itu sempat kabur ke Bali untuk menjadi kuli bangunan, namun kembali membegal saat pulang ke Jember.

"Kemarin kami amankan di daerah Ubud, sedang bekerja sebagai buruh bangunan," ungkap Jumhur.

Baca juga: Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah dalam Koper Jemaah Umrah

 

Satu Pelaku Masuk Rumah Sakit 

Khusus komplotan Jember, mereka adalah spesialis pencurian mobil.

Saat disergap petugas, aksi kejar-kejaran dramatis terjadi hingga salah satu pelaku terserempet mobil polisi dan harus dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya.

"Karena ada insiden waktu penangkapan dia melarikan diri terus tersrempet mobil petugas," jelas Jumhur.

Kini, polisi masih memburu penadah barang curian itu yang berada di Kabupaten Probolinggo.

Kanit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP M Fauzi menegaskan kasus itu masih dikembangkan.

"Masih kami kembangkan terus, mohon waktu," tegas Fauzi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.