Sukses Kantongi Pajak Rp 590 Miliar, Gus Yani Guyur Wajib Pajak Gresik dengan Hadiah Mewah
Dyan Rekohadi July 14, 2026 08:32 PM

 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Gresik meraup pendapatan pajak daerah fantastis sebesar Rp 590,248 miliar hingga pertengahan tahun langsung diapresiasi Bupati Fandi Akhmad Yani dengan membagikan hadiah mewah.

Hadiah bagi warga wajib pajak, mulai dari motor hingga tabungan umrah diberikan dalam bentuk hadiah undian.

Langkah ini sengaja dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas kepatuhan wajib pajak sekaligus memotivasi masyarakat agar semakin taat berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Acara pengundian hadiah secara transparan itu pun berlangsung meriah di Rumah Makan Soto Cak Har Cabang Menganti pada Selasa (14/7/2026).

Baca juga: Terbongkar di Sidang, Siasat Licik Eks PNS Gresik Bikin SK ASN Palsu Modal Rp 16 Ribu

 

Banjir Hadiah Mewah

Bupati yang akrab disapa Gus Yani mengatakan, pemberian apresiasi kepada wajib pajak bukan sekadar membagikan hadiah kepada masyarakat yang patuh, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk membangun budaya sadar pajak.

"Semua pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan kembali lagi kepada masyarakat. Pemerintah hanya mengelolanya menjadi pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan bersama,” ujar Bupati Yani.

Apresiasi itu di antaranya berupa tiga unit sepeda motor, enam tabungan umrah senilai Rp 35 juta, hingga kulkas dan AC untuk subjek pajak makanan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rahman menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang memenuhi kewajibannya tepat waktu.

"Mendorong peningkatan penerimaan pajak daerah, serta memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gresik, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, PT Jasa Raharja, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun budaya taat pajak," tukasnya.

Baca juga: Bupati Gresik Buka MPLS Ramah Anak dan Launching SMP Negeri 1 Pelopor Sekolah Moderasi Beragama

 

Pajak Kembali ke Rakyat

Hingga 13 Juli 2026, realisasi pendapatan pajak daerah Kabupaten Gresik telah mencapai 52,91 persen dengan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menyumbang paling besar yakni Rp183,448 miliar.

Gus Yani menegaskan bahwa seluruh uang yang ditarik dari masyarakat itu akan langsung dialokasikan untuk pembangunan fasilitas publik yang nyata.

“Ini bentuk motivasi bagi masyarakat agar semakin taat membayar pajak. Pajak memang dipungut dari masyarakat, tetapi seluruh manfaatnya akan kembali kepada masyarakat. Mulai dari PBB, BPHTB, hingga pajak restoran dan makanan dan minuman, semuanya menjadi bagian dari PAD yang kemudian kita belanjakan kembali untuk pembangunan,” imbuhnya.

Ia mencontohkan perubahan wajah jalan utama Menganti sepanjang 13 kilometer menuju perbatasan Surabaya yang kini diperlebar menjadi empat lajur berkat uang pajak itu.

Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Bupati Gresik Gus Yani saat Terima Ratusan Mahasiswa KKN Unair

 

Transparansi dan Digitalisasi

Untuk meminimalkan kebocoran dan menjaga akuntabilitas, Pemkab Gresik kini gencar memasang alat perekam transaksi usaha.

Sebanyak 173 unit tapping box telah dipasang di berbagai tempat usaha guna memastikan setiap transaksi wajib pajak terekam secara real-time dan transparan.

“Kami berharap sampai akhir tahun capaian penerimaan pajak bisa semakin baik. Yang terpenting, masyarakat melihat bahwa pajak yang mereka bayarkan benar-benar dikelola menjadi PAD, kemudian dibelanjakan kembali untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.