TRIBUN-MEDAN.Com - Putri Hanny Sari Sihombing, yang akrab disapa Boru Hombing, adalah seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) yang tengah menyelesaikan sumpah dokter.
Sosoknya menjadi sorotan publik setelah prosesi lamaran dengan mahar fantastis Rp 1,5 miliar di Tapanuli Selatan (Tapsel) pada Juli 2026.
Biodata Singkat
Nama Lengkap: Putri Hanny Sari Sihombing
Panggilan: Putri atau Boru Hombing
Asal: Desa Bandar Tarutung, Angkola Sangkunur, Tapsel, Sumut
Pendidikan: Fakultas Kedokteran USU, jurusan bedah
Status: Mahasiswi, sedang menyelesaikan sumpah dokter
Ayah: Sulhan Sihombing (mantan Kepala Desa)
Ibu: Sari Alam Nasution (mantan Kepala Sekolah SD)
Viral: Lamaran Rp 1,5 miliar, Juli 2026
Putri Hanny Sari Sihombing resmi dilamar oleh seorang pria bernama Surtan Gusnaldi Harahap atau Aldi Harahap dengan mahar fantastis senilai Rp 1,5 miliar.
Sekadar informasi, uang lamaran pernikahan adalah bagian dari tradisi prosesi lamaran di Indonesia, berupa hantaran atau seserahan yang dibawa pihak laki-laki kepada keluarga perempuan sebagai simbol keseriusan dan komitmen untuk menikah. Nilainya bervariasi, bisa berupa uang tunai, emas, atau barang lain sesuai adat dan kesepakatan keluarga.
Perbedaan Uang Lamaran vs Mahar
Uang Lamaran
Uang Mahar
Mahar Fantastis
Mahar tersebut terdiri dari uang tunai Rp 1 miliar dan emas seberat 125 gram.
Video prosesi lamaran yang digelar Minggu (12/7/2026) di Desa Bandar Tarutung, Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, langsung viral di media sosial.
Warga pun heboh membicarakan fenomena lamaran dengan nilai yang jarang terjadi di daerah.
Sosok Boru Hombing
Putri Hanny Sari Sihombing dikenal sebagai gadis desa yang sedang menempuh pendidikan kedokteran di Medan.
Ia tengah menyelesaikan sumpah dokter di jurusan spesialis bedah.
Putri Sihombing merupakan anak dari pasangan Sulhan Sihombing, mantan Kepala Desa Bandar Tarutung, dan Sari Alam Nasution, mantan kepala sekolah SD Negeri Batangtoru.
Namun, keluarga memilih menutup diri dari sorotan publik.
“Mohon maaf. Anak kita pun udah gak tenang… Memang ada yang mendoakan, ada juga yang negatif. Beragamlah pokoknya,” tulis Sulhan Sihombing lewat pesan singkat kepada Tribun-medan.com.
Misteri Calon Suami
Calon suami Boru Hombing, Aldi Harahap, berasal dari Gunungtua, Padanglawas Utara (Paluta).
Informasi yang beredar menyebutkan ia adalah anak seorang tauke sawit sekaligus bos perusahaan di Padang Lawas Utara (Paluta). Bahkan, ada cerita bahwa ia masih keturunan keluarga raja di daerah tersebut.
Awal Mula dari Candaan
Menariknya, mahar Rp 1,5 miliar ini berawal dari candaan.
Saat pertemuan keluarga, ibu Boru Hombing sempat bergurau bahwa jika ingin meminang putrinya, calon suami harus membawa Rp 1 miliar.
Aldi Harahap ternyata menyanggupi candaan tersebut dan benar-benar datang membawa mahar sesuai ucapan sang calon ibu mertua.
Sari Alam Nasution pun terkejut, karena kalimat yang awalnya hanya gurauan berubah menjadi kenyataan.
Resepsi Pernikahan
Setelah prosesi lamaran yang menghebohkan, pasangan Boru Hombing dan Aldi Harahap sepakat melangsungkan resepsi pernikahan pada September 2026 mendatang.
(ase/ Tribun-medan.com)
Baca juga: FAKTA-FAKTA Uang Lamaran Boru Sihombing Rp1,5 Miliar yang Menghebohkan Tapanuli Selatan
Baca juga: KISAH Terjadinya Mahar Nikah Rp 1,5 Miliar Boru Hombing di Batangtoru