Konsumsi Tinggi, Pertamina Belum Balas Permintaan Tambahan BBM Pemko Siantar
Eti Wahyuni July 14, 2026 09:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar, Sari Dewi Rizkiyani Damanik menjelaskan bahwa Pemko Pematangsiantar sudah meminta penambahan kuota BBM kepada PT Pertamina Patra Niaga beberapa waktu lalu. 

Permintaan diusulkan seiring peningkatan harga BBM non-subsidi pada Mei dan Juni 2026.

Kepada Tribun Medan, Senin (14/7/2026), Sari menyampaikan bahwa usulan permintaan Pemko Siantar terkait penambahan kuota BBM subsidi belum dibalas.

“Coba bantu tanyakan dengan pihak Pertamina. Karena dua atau tiga minggu lalu seperti yang sudah kita sampaikan, Pemko Siantar meminta penambahan kuota BBM khususnya subsidi,” kata Sari.

Tiga hari terakhir, antrean panjang mengular di sejumlah SPBU di Kota Pematangsiantar. Antrean terlihat di SPBU 14211277 Jalan Sisingamangaraja, SPBU 14211209, dan SPBU 14211207 Jalan Sangnaualauh Damanik. 

Baca juga: Siapkan TNI-Polri Antar BBM ke SPBU, Gubsu Bobby: Bukan Langka, Ada Pemberhentian Supir Massal

Untuk Kota Pematangsiantar, Pertamina mendistribusikan kuota BBM Solar dengan jumlah 29.423 kiloliter dan BBM Khusus Penugasan Pertalite dengan kuota sebesar 55.523 kiloliter pada tahun 2026 ini. 

Banyak faktor yang diduga menjadi penyebab antrean di sejumlah SPBU mulai dari menurunnya pasokan dari Pertamina hingga menurunnya kelas pengguna BBM non-subsidi menjadi ke BBM subsidi akibat kenaikan harga. 

Terkait berkuranganya pasokan Pertamina ke sejumlah SPBU di Siantar, salah satu pengusaha jaringan SPBU di Siantar dan Simalungun menyebut agar ditanyakan langsung ke Pertamina.

“Ditanyakan langsung ke Pertamina Sumbagut aja. Saya kan nggak mungkin menyampaikannya. Nggak enak lah kami,” singkatnya yang minta namanya dirahasiakan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.