WARTAKOTALIVE.C, JAKARTA – Aktris sekaligus kreator konten horor, Frislly Herlind, kembali menantang batas kemampuan aktingnya dalam film horor terbaru berjudul Sajen Satu Suro.
Berperan sebagai Laura, seorang wanita penakut, Frislly justru harus berurusan dengan realitas mistis yang jauh lebih intens dibandingkan karakter yang ia perankan.
Kontras dengan karakternya yang penakut, Frislly justru menjadi sosok "kuncen" di lokasi syuting di Yogyakarta.
Baca juga: Frislly Herlind Hanya Merasakan Uang THR Ratusan Ribu Padahal Dapat Jutaan Rupiah, Ini Ceritanya
Ia menjadi tempat bersandar bagi rekan-rekan sesama pemain yang ketakutan saat atmosfer lokasi syuting mendadak berubah mencekam.
Salah satu momen yang paling membekas adalah ketika proses syuting kerap terganggu oleh masalah teknis.
"Genset mati sampai empat kali. Aku sarankan siapkan sajen, karena film kita Sajen Satu Suro. Mungkin saja sajennya kurang," tutur Frislly saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026).
Ajaibnya, setelah ritual tersebut dilakukan, kendala teknis tersebut sirna dan produksi berjalan mulus hingga akhir.
Bagi Frislly, kejadian itu menjadi pengingat akan kuatnya kearifan lokal yang masih menyelimuti tanah Jawa.
Selain pengalaman mistis, Frislly juga menantang dirinya sendiri dalam adegan fisik yang ekstrem.
Meski disediakan stunt woman, ia bersikeras melakoni adegan laga dan kesurupan dengan menggunakan sling seorang diri.
Akibatnya, tubuhnya penuh dengan memar demi memberikan akting yang autentik.
"Badan aku kelempar ke sana kemari, memar-memar. Aku mau merasakan sendiri biar real," tegas wanita berusia 27 tahun ini.
Film Sajen Satu Suro yang akan tayang di bioskop pada 30 Juli 2026 ini tidak hanya menawarkan teror, tetapi juga mengangkat sisi budaya malam satu suro serta pesan moral agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi hal-hal gaib.