TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Sejumlah kelompok massa dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (15/7/2026).
Untuk mengantisipasi situasi di lapangan, Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan ratusan personel gabungan yang akan disebar di titik-titik demonstrasi.
Pengamanan difokuskan pada dua lokasi yang menjadi pusat kegiatan penyampaian aspirasi, yakni kawasan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI di Sawah Besar dan wilayah Gambir.
Aksi pertama dijadwalkan berlangsung di depan Kantor OJK RI, Sawah Besar, mulai pukul 10.00 WIB.
Unjuk rasa tersebut akan diikuti Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan bersama sejumlah elemen masyarakat yang menyampaikan aspirasi di lokasi tersebut.
Selanjutnya, aksi lain akan berlangsung di kawasan Gambir pada pukul 13.00 WIB.
Demonstrasi itu dijadwalkan diikuti Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Indonesia (GAMII) bersama sejumlah elemen masyarakat lainnya.
"Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan dan beberapa element massa di Kantor OJK RI, dijadwalkan pukul 10.00 WIB," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/7/2026).
Sedangkan aksi berikutnya akan berlangsung di wilayah Gambir.
"Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Indonesia dan beberapa element massa di wilayah Gambir pada pukul 13.00 WIB," lanjut Erlyn.
Untuk menjaga situasi keamanan selama demonstrasi berlangsung, Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan 418 personel gabungan.
Petugas akan ditempatkan di sekitar lokasi aksi guna mengawal jalannya penyampaian pendapat agar berlangsung tertib dan kondusif.
Selain melakukan pengamanan, kepolisian juga menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan kepadatan lalu lintas di sekitar titik demonstrasi.
Polisi menyatakan skema rekayasa lalu lintas tidak diberlakukan secara permanen, melainkan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Pengalihan arus akan dilakukan apabila jumlah peserta aksi maupun situasi lalu lintas dinilai memerlukan penanganan khusus.
Karena itu, masyarakat yang berencana melintas di kawasan Sawah Besar maupun Gambir diminta memperhitungkan waktu perjalanan dan memilih jalur lain apabila diperlukan.
"Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung," tutur Erlyn.
Baca juga: Kecelakaan di Bali: Terios Hantam Truk Trailer usai Diduga Microsleep, Sopir Patah Tulang
Baca juga: JPO Tendean Rampung Dievakuasi, Pengendara Bisa Kembali Melintas Pagi Ini
Baca juga: Hari Pertama Kerja di Persija: STY Tak Langsung Bicara Juara,Bongkar Prioritas yang Langsung Dikebut