Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora kemarin yang masih menarik untuk dibaca, mulai dari Mendikdasmen cegah "bullying" terhadap anak terduga peneror bom SD hingga 2.663 pegawai Jabar terindikasi gila judi online dengan dominasi PPPK.

1. Mendikdasmen cegah "bullying" terhadap anak terduga peneror bom SD

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan pihaknya memastikan informasi tentang identitas terduga peneror bom di SD Srengseng Sawah 15 tidak sampai ke anak terduga pelaku, guna mencegah perundungan (bullying) di sekolah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

2. Mensos berpesan MPLS harus aman dan nyaman tanpa perpeloncoan

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berpesan kepada semua pihak untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat yang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

3. 2.663 pegawai Jabar terindikasi gila judi online dengan dominasi PPPK

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya PPPK paruh waktu diklaim mendominasi daftar ribuan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang terdeteksi terindikasi kecanduan aktivitas judi online (judol) sepanjang tahun 2025.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

4. Kemenhaj usulkan uang muka Rp4 triliun untuk persiapan haji 2027

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengusulkan penggunaan alokasi anggaran uang muka senilai Rp4 triliun guna memulai tahapan persiapan dan pemesanan paket layanan operasional ibadah haji tahun 1448 Hijriah atau 2027 Masehi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

5. Kemenag susun materi pendidikan cegah penyebaran perilaku LGBTQ

Kementerian Agama tengah menyusun materi pendidikan untuk mencegah penyebaran budaya LGBTQ (lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer) yang akan menjadi bahan edukasi pada satuan pendidikan keagamaan.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini