SRIPOKU.COM - Hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah bak makin panas setelah bercerai, terlebih saat ini keduanya harus berkonflik terkait perebutan hak asuh anak.
Tak main-main, konflik keduanya kini sampai pada meja hijau Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, setelah Ruben memilih mengajukan gugatan balik hak asuh anak yang sebelumnya berada di tangan Sarwendah.
Lantaran, presenter 42 tahun ini melayangkan protes tidak pernah mendapatkan haknya untuk bertemu dan berkumpul bersama anak dalam 2-3 kali seminggu.
Meski nafkah bulanan senilai Rp225 miliar untuk anak selalu rutin diberikan.
Baca juga: Jawab Isu Laporkan Betrand Peto ke Polisi, Pengacara Beber Isi Hati Sarwendah ke Sang Anak Sambung
Hari ini, Rabu (15/7/2026) tiba saatnya sidang perdana hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan digelar.
Pihak Ruben Onsu nampak hanya diwakili oleh tim kuasa hukumnya saja.
Ada tiga orang tim kuasa hukum dari Minola Sebayang & Partners yang sudah tiba di halaman gedung PN Jaksel.
Raga Ginting, seseorang dari tim mereka berucap prinsipal tidak memiliki kewajiban untuk menghadiri sidang.
Pun ia menegaskan Ruben Onsu saat ini tengah sibuk sehingga tidak bisa hadir sidang.
"Tidak ada kewajiban prinsipal harus hadir," ucapnya saat ditemui awak media, Rabu pagi.
"(Ruben) Ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan," lanjutnya.
Sementara pihak Sarwendah sudah siap menghadiri sidang perdana pada Rabu ini.
Ia bersama tim kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu sudah tiba sejak pukul 10.10 WIB.
Kehadiran mantan member CherryBelle hari ini sebagai bentuk keseriusannya dalam mempertahankan hak asuh anak.
Sarwendah juga mengatakan siap hadir sidang demi kebahagiaan anak-anaknya.
"Saya sebagai warga negara yang baik hadir (sidang)," ungkap Sarwendah kepada Tribunnews.
"Sebagai seorang ibu dari dulu sampai sekarang tidak pernah berubah menurut saya. Yaitu kebahagiaan anak, membuat anak merasa nyaman."
Sekaligus ia meminta doa semoga proses sidang hari ini berjalan lancar.
"Jadi ya doakan proses sidangnya bisa berjalan dengan lancar untuk kebahagiaan anak," ungkapnya.
Pihak Sarwendah juga menyatakan akan berjuang habis-habisan atau all out demi hak asuh anak.
"Dia akan all out untuk bisa mempertahankan hak asuh anaknya agar tetap di dia," tegas Chris kepada awak media setibanya di PN Jaksel pada Rabu pagi.
Chris juga sempat membeberkan agenda sidang perdana hak asuh anak.
Yakni dimulai dengan pemeriksaan identitas baik dari pihak penggugat dan tergugat, dalam hal ini Ruben dan Sarwendah.
Setelahnya akan akan penunjukkan hakim mediator. Ruben dan Sarwendah akan dilakukan mediasi sampai batas waktu yang belum ditentukan.
"Agenda hari ini, sidang pertama adalah pemeriksaan identitas para penggugat dan tergugat."
"Lalu, nanti akan ditunjuk hakim mediator, di situ akan terjadi proses mediasi, nggak tahu akan berapa lama," papar Chris.