8 SD Negeri di Kota Batu Cuma dapat Murid Baru Tak Sampai 10 Orang
Eko Darmoko July 15, 2026 04:35 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD Negeri di Kota Batu, ada delapan SDN yang hanya mendapat siswa tak lebih dari 10 orang.

Bahkan, ada sekolah yang hanya mendapat delapan siswa.

Sekolah-sekolah ini tersebar di tiga kecamatan yang ada di Kota Batu; Kecamatan Junrejo, Kecamatan Bumiaji, dan Kecamatan Batu.

Plt Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Batu, Dina Susanti, membenarkan hal itu.

Menurutnya, data yang masuk ke Dinas Pendidikan Kota Batu mencatat beberapa sekolah mendapat jumlah siswa jauh dari kuota yang ditentukan.

“Berdasarkan data SPMB sementara yang sudah masuk memang ada beberapa SD Negeri yang kuotanya belum terpenuhi karena beberapa faktor."

"Ada delapan sekolah yang saat ini jumlah murid baru kurang dari 10 atau berjumlah 10,” kata Dina Susanti kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (15/7/2026).

Baca juga: Bantuan Bedah Rumah Prabowo di Kota Batu, Puluhan Rumah Tak Lolos Verifikasi

Meski demikian Dina mengatakan jumlah tersebut nantinya dapat berubah seiring adanya tambahan siswa maupun mutasi di bulan Agustus mendatang.

“Benar. Kenapa saya bilang saat ini, karena informasi dari pihak sekolah biasanya ada tambahan atau mutasi murid di bulan Agustus,” jelasnya.

Sedangkan terkait faktor yang membuat beberapa SD Negeri di Kota Batu kesulitan mendapatkan siswa, Dina menjelaskan salah satu penyebab utamanya karena sistem zonasi.

“Faktor utama SPMB sistem zonasi dimana sekolah yang berdekatan baik sekolah dasar negeri maupun swasta sementara potensi siswa baru dari sekitar tempat itu terbatas."

"Populasi anak usia 6–12 tahun di lingkungan sekitar sekolah tersebut memang sangat sedikit,” terangnya.

Terkait banyaknya SD Negeri Kota Batu yang mengalami kekurangan murid, Dinas Pendidikan Kota Batu berencana mengambil langkah dengan melakukan merger sekolah atau regrouping, yang kini masih dalam tahap kajian dan evaluasi.

“Karena ada beberapa hal yang harus diperhatikan mulai dari penataan guru dan kepala sekolah, pemindahan data siswa dan guru ke sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), penggabungan inventaris dan aset sekolah,” tuturnya.

Baca juga: Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Rabu 15 Juli 2026: Cerah hingga Udara Kabur, Dingin hingga 14°C

Sementara itu, dari delapan SD Negeri di Kota Batu yang mendapatkan murid tak sampai 10 siswa ialah SDN Gunungsari 4 Kota Batu.

Sekolah ini hanya mendapatkan delapan siswa baru dalam SPMB tahun ajaran 2026/2027.

Kepala Sekolah SDN Gunungsari 4, Hendi mengaku, pihaknya sudah tak kaget dengan kondisi ini, karena dari tahun ke tahun kondisinya memang siswa yang mendaftar selalu jauh dari rombongan belajar (rombel).

“Iya benar. Untuk tahun ajaran baru ini kami dapat delapan siswa karena tiap tahun memang seperti itu. Jumlah ini sudah terjadi sejak lama,” ungkap Hendi.

Bahkan ia membeberkan fakta jika saat ini dari kelas 1 hingga kelas 6 di sana jumlah siswa terbanyak sembilan siswa.

“Jumlah murid sekarang kelas 1-6 itu ada yang per kelas delapan siswa, ada yang empat siswa dan paling banyak sembilan siswa,” ujarnya.

Menurut Hendi penyebab sedikitnya murid yang mendaftar di SDN Gunungsari 4 Kota Batu lantaran lokasinya yang berada di pelosok dan populasi.

“Selain terpencil, jumlah penduduk cuman ada empat RT dan satu RW saja. Jadi jumlah kelahiran sedikit,” pungkasnya.

Sebelumnya di Kota Batu ada sembilan SD Negeri yang dimerger atau digabung pada tahun 2025 lalu.

Yakni SDN Songgokerto 1 digabung dengan SDN Songgokerto 2, SDN Oro Oro Ombo 1 dan SDN Oro Oro Ombo 2, SDN Sumberejo 1 dan SDN Sumberejo 2, serta SDN Sisir 3, SDN Sisir 4, SDN Sisir 6.

Baca juga: Disebut Berada di Pinggir Sungai Tanpa Akses Jalan, Ini Fakta Sebenarnya Kopdes Sidodadi Malang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.