Ada Pasien Hamil Meninggal, Polisi Segera Selidiki Dugaan Malapraktik RS Fadhilah Prabumulih
Refly Permana July 15, 2026 06:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Laporan dugaan malapraktik dan dugaan pemalsuan keterangan surat rekam medis terhadap pasien yang meninggal dunia usai operasi sesar di RS Fadhilah Prabumulih segera ditindaklanjuti polisi.

Laporan tersebut sudah diterima Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel setelah sebelumnya Kevin (25) yang merupakan suami korban membuat di SPKT Polda Sumsel.

Hal itu disampaikan Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Andrie Setiawan kepada Sripoku.com.

"Baru diterima Subdit Tipidter dan ditindaklanjuti," ujar Andrie, Rabu (15/7/2026).

Baca juga: Respons RS Fadhilah Prabumulih Soal Laporan Malapraktik, Pasien Datang Kondisinya Memprihatinkan

Istrinya Suci Anjeli meninggal dunia satu hari setelah lahiran dengan operasi sesar.

Penasihat hukum keluarga korban Darmadi Djufri mengatakan dugaan malapraktik itu terjadi ketika dokter EN yang hendak mengambil tindakan kepada pasien, dengan memasukkan alat ke area intim. Kemudian terjadi pendarahan.

Sementara kuasa hukum RS Fadhilah Prabumulih Jhon Fitter membantah adanya malapraktik, justru tindakan yang dilakukan dokter sudah atas seizin pihak keluarga.

"Tindakan yang dilakukan dokter sudah atas persetujuan dokter. Semua sudah dilakukan," ujar Jhon.

Selain itu, lanjut Jhon, dari keterangan tempat bidan yang menangani pasien, mereka sudah memberikan obat untuk perangsang lahir. Bahkan ketuban pun sudah pecah.

"Pasien datang dengan kondisi memprihatinkan. Bukti foto seluruhnya ada, bahkan ketuban pun sudah pecah," katanya.

Ia membantah pernyataan Kevin suami almarhumah yang menyebut kalau dokter EN yang bertugas saat itu melontarkan kata-kata kasar dan menyinggung.

Justru menurutnya setelah operasi cesar berhasil, dokter hendak mengambil tindakan namun pihak keluarga pasien mengambil foto membuat dokter merasa tidak nyaman. Saat itu posisi HB pasien sudah tinggi.

Baca juga: Dilaporkan Dugaan Malapraktik Operasi Sesar, Ini Penjelasan RS Fadhilah Prabumulih

"Saat dokter lagi ambil tindakan keluarga pasien foto-foto, disitu sudah merasa terganggu. Nah ada yang bilang sudah melahirkan tujuh kali tapi tidak begini, jadi dokter yang ambil tindakan bingung. Bukan kata-kata kasar, dokter hanya bilang 'kalau ibu bisa, yasudah ibu bae', itu yang terjadi," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.