DPRD Surabaya Usul Menteri Pertanian Tinjau Potensi Tambak di Medokan Ayu
Cak Sur July 15, 2026 06:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur tambak di kawasan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Langkah strategis tersebut, didorong untuk menyukseskan program prioritas ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut, disampaikan oleh legislator dari Fraksi Partai Golkar ini di sela-sela kegiatannya menghadiri panen raya komoditas bandeng dan udang di kawasan tambak Medokan Ayu pada Rabu (15/7/2026).

Potensi Besar Tambak Medokan Ayu untuk Ketahanan Pangan

Arif Fathoni menilai, bahwa potensi hasil tambak di kawasan Surabaya Timur sangat melimpah.

Kawasan tambak Medokan Ayu terbukti mampu menghasilkan komoditas perikanan budidaya berkualitas tinggi yang dapat memperkuat pasokan pangan perkotaan.

Menurut Thoni, sapaan akrabnya, potensi besar ini sangat sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor pangan sebagai pilar utama kedaulatan bangsa.

Oleh sebab itu, pengembangan kawasan ini harus dioptimalkan secara serius.

"Surabaya memiliki potensi besar untuk mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo. Potensi ini harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujar pria yang juga menjabat sebagai pengurus DPD Golkar Jawa Timur ini.

Usulkan Menteri Pertanian Tinjau Langsung ke Surabaya

Guna mempercepat pengembangan kawasan pesisir ini, pimpinan DPRD Surabaya kelahiran Lamongan tersebut mengusulkan adanya intervensi dari pemerintah pusat.

Thoni berharap Menteri Pertanian dapat meluangkan waktu untuk meninjau langsung produktivitas petambak di Medokan Ayu.

"Saya berharap Menteri Pertanian bisa hadir di Surabaya untuk melihat langsung potensi tambak Medokan Ayu. Dengan dukungan pemerintah pusat, kawasan ini dapat dikembangkan menjadi salah satu sentra perikanan budidaya yang mampu menopang program ketahanan pangan nasional," usul Thoni.

Urgensi Perbaikan Akses Distribusi dan Sinergi Daerah

Selain mengharapkan perhatian dari pemerintah pusat, Thoni juga mengapresiasi langkah Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang dinilai berkomitmen penuh mendukung program strategis nasional.

Namun, ia menekankan bahwa komitmen tersebut harus segera diimplementasikan dalam bentuk pembangunan fisik, khususnya akses jalan.

Berikut beberapa dampak positif dari perbaikan infrastruktur jalan tambak:

  • Mempermudah Mobilitas: Petambak dapat membawa hasil panen ke pasar dengan lebih cepat.
  • Menekan Biaya Logistik: Transportasi yang lancar akan memotong rantai distribusi yang mahal.
  • Menjaga Kualitas Produk: Hasil panen ikan bandeng dan udang tetap segar saat sampai ke tangan konsumen.
  • Meningkatkan Kesejahteraan: Efisiensi biaya produksi otomatis meningkatkan margin keuntungan para petambak lokal.

"Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan. Saya optimistis, muaranya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para petambak," pungkas Thoni.

Kesimpulannya, perbaikan infrastruktur jalan menuju tambak Medokan Ayu menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan potensi perikanan Surabaya guna mendukung ketahanan pangan nasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.