Sarwendah Dikabarkan Down, Orang Kepercayaan Eks Ruben Onsu Ungkap Dampak Fitnah yang Beredar
Candra Isriadhi July 15, 2026 06:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kondisi Sarwendah menjadi perhatian publik di tengah polemik yang belakangan terus menyeret namanya.

Mantan personel Cherrybelle itu dikabarkan tengah menghadapi tekanan psikologis akibat berbagai isu dan dugaan fitnah yang beredar di media sosial.

Kabar tersebut diungkap oleh Nigel Havidhan Dja'far, salah satu karyawan sekaligus orang kepercayaan Sarwendah.

KABAR ARTIS - Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026)
KABAR ARTIS - Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026) (Grid.id/Ulfa Lutfia)

Nigel menyampaikan kondisi tersebut saat memenuhi panggilan sebagai saksi di Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (14/7), terkait laporan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang menimpa Sarwendah.

Menurut Nigel, berbagai tuduhan dan informasi yang beredar di media sosial memberikan dampak besar terhadap kondisi mental atasannya.

Tekanan yang terus berlangsung membuat Sarwendah kini membutuhkan pendampingan profesional untuk menjaga kondisi psikologisnya.

"Saat ini ya mungkin kalau secara mental, lagi down-down-nya. (Sarwendah) lagi sering ke psikolog, ke psikiater juga, betul," ungkap Nigel saat ditemui awak media di Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca juga: Pernyataan Mengejutkan Trump, Sebut Air Mata Jutaan Warga Iran di Pemakaman Ali Khamenei Palsu

Meski demikian, Nigel memastikan kondisi tersebut tidak memengaruhi hubungan kerja di lingkungan tim Sarwendah.

Seluruh anggota tim disebut tetap bekerja seperti biasa dan berusaha memberikan dukungan penuh kepada sang artis.

Menurutnya, fokus tim saat ini adalah membantu Sarwendah melewati masa sulit yang sedang dihadapinya.

"Kalau untuk tim sih enggak ada (dampak) sama sekali. Kita tetap solid. Cuman kasihan, lebih ke bos kita aja," tambahnya.

Pernyataan Nigel menjadi gambaran mengenai kondisi yang tengah dialami Sarwendah di balik sorotan publik.

Di tengah proses hukum yang masih berjalan terkait dugaan pencemaran nama baik dan fitnah, Sarwendah disebut berupaya memulihkan kondisi mentalnya dengan menjalani pendampingan dari psikolog dan psikiater.

Dicecar 27 Pertanyaan oleh Penyidik

KABAR SARWENDAH - Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026). (Grid.id/Ulfa Lutfia)

Kehadiran Nigel di kantor polisi adalah untuk memenuhi panggilan sebagai saksi kedua. Ia mengaku diperiksa selama beberapa jam dan dicecar puluhan pertanyaan oleh tim penyidik.

"Ada sekitar 27 pertanyaan. (Terkait) apa yang saya saksikan di akun-akun yang dilaporkan itu. Karena saya ada di situ saat kejadian, jadi saya siap bersaksi," tegas Nigel.

Kuasa hukum Sarwendah, Korbinianus Molmen Nomer, S.H., menjelaskan bahwa agenda hari ini merupakan kelanjutan dari laporan yang telah dibuat sebelumnya.

Pihaknya fokus pada beberapa akun media sosial yang dianggap telah melampaui batas dalam menyebarkan fitnah dan pencemaran nama baik.

Baca juga: Mengejutkan! Intelijen Israel Beberkan Dugaan Rencana Iran untuk Membunuh Donald Trump: Diotaki IRGC

"Ini saksi yang kedua. Harapan kita selanjutnya, setelah ini ada pemanggilan terhadap terlapor, yaitu akun-akun yang kita laporkan. Ada beberapa akun, lebih dari satu," ujar Korbinianus.

Pihak Sarwendah menyatakan akan terus kooperatif mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

Jika penyidik masih membutuhkan keterangan tambahan, Nigel dan saksi lainnya menyatakan siap untuk kembali hadir demi membersihkan nama baik Sarwendah dari fitnah yang beredar.

Sebagai informasi, Sarwendah telah resmi melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik pada tanggal 26 Juni 2026.

Langkah hukum ini diambil guna menghentikan rumor liar dan menjaga psikologis anak-anaknya dari dampak buruk jejak digital di masa depan.

(Tribunnewsmaker.com/Grid.id/Ulfa Lutfia Hidayati)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.