Sastra Winara Respon Aspirasi Warga Parungpanjang Soal Pembangunan Rumah Sakit dan Obat Terlarang
Mochamad Dipa Anggara July 16, 2026 12:35 AM

WARTAKOTALIVE.COM, ​PARUNGPANJANG – Anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) 5 menjalani Reses Masa Sidang III di Kantor Kecamatan Parungpanjang, Rabu (15/7/2026). 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara.

"Reses ini menjadi ruang dialog terbuka dan interaktif bagi warga untuk menyuarakan berbagai keluhan mendesak," kata Sastra.

Sastra Winara menjelaskan bahwa reses merupakan agenda wajib bagi setiap anggota legislatif untuk turun langsung menyerap aspirasi di tengah masyarakat. 

​"Dalam forum ini, masyarakat memanfaatkan momen untuk menyampaikan berbagai aspirasi krusial," ujarnya. 

Dia menambahkan berbagai usulan diajukan warga dalam reses ini, mulai dari urusan pembangunan infrastruktur, akses pendidikan, perluasan lapangan kerja, pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga isu layanan kesehatan.

"Usulan mengenai pembangunan fasilitas kesehatan berupa rumah sakit menjadi salah satu catatan paling mendesak yang disuarakan warga Dapil 5," tutur Sastra.

​Politisi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dasar yang wajib diperoleh setiap warga negara. 

Sebagai langkah konkret, pihaknya akan segera melakukan koordinasi intensif demi merealisasikan harapan warga tersebut.

"Tadi ada aspirasi mengenai pembangunan rumah sakit. Kami akan berkoordinasi dengan PMI Kabupaten Bogor untuk menindaklanjuti usulan tersebut," ujar Sastra Winara kepada awak media.

​Selain kebutuhan fasilitas medis dan infrastruktur, warga Parungpanjang juga menaruh perhatian serius pada ancaman peredaran obat-obatan keras terlarang yang kian marak. 

Warga mendesak adanya langkah pencegahan yang optimal karena dinilai dapat merusak masa depan generasi muda.

Menanggapi keresahan tersebut, Sastra menegaskan komitmen penuh jajaran pemerintah dan legislatif untuk memberantas peredaran obat ilegal hingga ke akarnya.

​"Pemerintah sangat konsen terhadap persoalan-persoalan tersebut. Penanganannya juga melibatkan aparat penegak hukum seperti Polri, TNI, serta unsur terkait lainnya," tegas Sastra.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.