BANGKAPOS.COM - Juara bertahan Argentina akan menghadapi Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Laga pamuncak ajang sepak bola terbesar sejagat antara Spanyol vs Argentina akan dihelat di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Sedangkan Prancis berhadapan dengan Inggris dalam perebutan tempat ketiga di Stadion Miami, Amerika Serikat pada Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB.
Argentina menyusul Spanyol lolos ke final Piala Dunia edisi 23 yang berlangsung di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.
Lionel Messi dkk sukses mengalahkan Inggris dengan skor 2-1.
La Albiceleste, julukan Timnas Argentina, tertinggal lebih dahulu setelah pemain Inggris, Anthony Gordon mencerak gol di menit ke-55 babak kedua.
Argentina berhasil membalikkan keadaan pada 7 menit jelang bubaran.
Gol Enzo Fernandez di menit 85 dan Lautaro Martinez di menit 90+2 menjadi penentu kemenangan Argentina.
Sehari sebelumnya, Spanyol menaklukkan tim favorit Prancis dengan skor 2-0 di Dallas Stadium (AT&T Stadium), yang terletak di Arlington, Texas, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.
Satu gol kemenangan Spanyol disumbangkan Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 babak pertama melalui titik penalti.
Sedangkan satu gol lainnya dicetak Pedro Porro pada menit ke-58 awal babak kedua.
Prancis sebenarnya telah mengambil alih kendali sebagai favorit utama, dengan peluang lolos ke final naik menjadi +150 dari +500 di awal turnamen.
Namun, Les Bleus kalah dari Spanyol di babak semifinal.
Supercomputer Opta bahkan menempatkan Prancis menjadi kandidat terkuat untuk keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.
Supercomputer Opta adalah mesin kecerdasan buatan berbasis statistik dari Opta Analyst (milik Stats Perform) yang mensimulasikan ribuan pertandingan olahraga.
Menggunakan data historis, kekuatan skuad, dan indikator seperti expected goals (xG), supercomputer ini memprediksi peluang juara hingga persentase klasemen akhir liga secara real-time.
Menurut Supercomputer Opta, Les Bleus menjadi tim dengan probabilitas juara tertinggi dengan 34,05 persen.
Peluang besar itu tak lepas dari performa impresif Prancis sepanjang turnamen.
Tim asuhan Didier Deschamps itu juga diprediksi memiliki peluang 57,70 persen untuk mengalahkan Spanyol dan melaju ke partai final.
Sementara itu, Spanyol di posisi kedua berpeluang lolos ke final. La Roja telah meningkatkan peluang mereka menjadi +310 dari +450 di awal turnamen.
La Furia Roja memiliki peluang 42,30 persen untuk mencapai final dan 23,45 persen untuk menjadi juara dunia.
Negara lainnya, Inggris memiliki peluang +340 untuk memenangkan laga semifinal melawan Argentina.
Inggris berada di peringkat ketiga dalam prediksi juara.
The Three Lions memiliki peluang 50,94 persen untuk menembus final, sedangkan peluang mengangkat trofi berada di angka 21,94 persen.
Sedangkan lawan semifinal mereka, Argentina, memiliki peluang +360 menjelang pertandingan hari Kamis (16/7/2026) dini hari pukul 02.00 WIB.
Juara bertahan Argentina justru berada di posisi terakhir di antara empat semifinalis.
Tim yang dipimpin Lionel Messi itu diperkirakan memiliki peluang 49,06 persen untuk lolos ke final dan 20,55 persen untuk mempertahankan gelar juara dunia.
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Belitung Timur menjagokan Spanyol dan Argentina di final Piala Dunia edisi 23 ini.
Pria yang akrab disapa End ini mengatakan Spanyol, Argentina, Inggris dan Prancis sama-sama tim yang paling konsisten dan memiliki kedalaman skuad yang layak untuk memperebutkan trofi Piala Dunia 2026.
Jelang laga semifinal pertama yang mempertemukan Prancis dan Spanyol, End memberikan analisisnya.
Berkaca dari performa sejak awal turnamen dimulai, gaya bermain Tim Matador dinilainya lebih memikat dan konsisten.
"Kalau melihat dari permainan waktu di penyisihan grup, Spanyol sebenarnya sangat layak untuk maju ke final. Tapi di sisi lain mereka harus menghadapi Prancis yang kita tahu diisi oleh materi pemain yang sudah luar biasa solid dan kemampuannya di atas rata-rata," kata End yang juga Anggota DPRD Belitung Timur, saat dimintai pendapatnya, Senin (13/7/2026).
End mengatakan Spanyol memiliki keunggulan serangan balik dan efektivitas sektor sayap.
Apalagi, di Spanyol terdapat bakat muda yang saat ini digadang-gadang sebagai pemain muda paling potensial.
"Spanyol sekarang masih didominasi dari posisi winger, mereka masih sangat mengandalkan Lamine Yamal untuk menusuk dari sisi sayap," katanya.
Sedangkan Argentina, kata End menghadapi pertandingan berat. Meski begitu, ia yakin La Albiceleste mampu melewatkannya.
Apalagi, Argentina saat ini masih memiliki pemain yang merupakan top skor di gelaran tersebut, yakni Lionel Messi.
Status Argentina yang merupakan juara bertahan juga menjadi satu di antara faktor End menjagokan Messi dan kawan-kawan untuk ke final.
"Argentina sudah pasti karena pengaruh Lionel Messi. Faktor keberuntungan di beberapa match terakhir ada di Messi, walau pemain lain selalu ikut andil dalam gol tapi seakan semua pemain Argentina itu menjadi satu dengan Messi," ucapnya.
Terakhir, End memberikan prediksinya terkait tim yang akan memegang status juara dunia selama empat tahun kedepan. End tanpa ragu memilih tim asuhan Luis de la Fuente, Spanyol.
"Secara pribadi untuk yang juara satu nanti, saya pilih Spanyol," kata En mengakhiri pembicaraannya dengan Bangkapos.com.
Spanyol
Inggris
Argentina
Prancis
Jadwal Babak Final Piala Dunia 2026
Perebutan Peringkat 3
Grand Final
(Bangkapos.com/ESPN/Fifa.com/Posbelitung.coKautsar Fakhri Nugraha)