Argentina ke Final Piala Dunia Lagi, Messi Kirim Pesan Menohok untuk Para Pengkritik
Muhammad Nursina Rasyidin July 16, 2026 10:57 AM

TRIBUNNEWS.COM - Lionel Messi kembali membuktikan statusnya sebagai pemimpin Argentina saat membawa La Albiceleste melaju ke final Piala Dunia 2026.

Kapten La Albiceleste itu menjadi aktor utama di balik kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.

Dalam posisi tertinggal, Messi menciptakan dua assist beruntun untuk gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez yang membalikkan keadaan sekaligus memastikan Argentina tampil di final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.

Football enthusiast Bayu Ajianto menilai keberhasilan Argentina bukan hanya ditentukan kualitas permainan, tetapi juga kekuatan mental yang terus mereka tunjukkan sepanjang turnamen.

"Argentina sudah berkali-kali membuktikan bahwa mereka tidak kehilangan ketenangan saat ditekan. Kalau nanti mampu mempertahankan gelar, bukan karena mereka selalu bermain paling indah, tetapi karena mereka tim yang paling kompak, paling tangguh secara mental, dan tahu bagaimana memenangkan pertandingan dalam situasi tersulit," ujar Bayu Ajianto dalam Podcast Super Taktik Tribunnews.

Ucapan Bayu seolah mendapat pembuktian langsung pada laga kontra Inggris. Untuk ketiga kalinya di fase gugur, Argentina berhasil bangkit setelah berada dalam situasi sulit.

Baca juga: Hasil Inggris vs Argentina 1-2: Dua Assist Messi Antar Albiceleste ke Final Piala Dunia 2026

Usai pertandingan, Messi mengaku kemenangan atas Inggris memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar tiket menuju final.

Rivalitas panjang kedua negara membuat laga semifinal tersebut memiliki nilai emosional tersendiri bagi masyarakat Argentina.

"Kami mengalami momen yang luar biasa. Meski ini hanya pertandingan sepak bola, sejak memasuki lapangan hingga menyanyikan lagu kebangsaan kami merasakan sesuatu yang berbeda," ujar Messi.

"Ini bukan kemenangan biasa. Rakyat Argentina sangat menginginkan kemenangan ini dan kami juga. Sekarang kami kembali berada di final Piala Dunia," kata Messi, dikutip TycSports.

Memang, pertandingan Argentina kontra Inggris memiliki sejarah panjang, mulai dari duel legendaris "Hand of God" Diego Maradona pada Piala Dunia 1986 hingga rivalitas kedua negara yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Messi pun memuji semangat juang rekan-rekannya yang kembali menunjukkan karakter kuat saat tertinggal lebih dulu.

"Tim ini tidak pernah berhenti mencoba. Ketika keadaan menjadi sulit, kami tetap bermain dengan keyakinan dan terus mencari kemenangan," terangnya.

SORAK PIALA DUNIA - Fans Tim Nasional (Timnas) Argentina yang tergabung dalam La Albiceleste Fakfak saat berkumpul di Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH Ma'ruf Amin Jalan Dr Salasa Namudat pasca kemenangan Argentina vs Mesir dan memastikan diri lolos ke perempat final, Rabu (8/7/2026)
SORAK PIALA DUNIA - Fans Tim Nasional (Timnas) Argentina yang tergabung dalam La Albiceleste Fakfak saat berkumpul di Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH Ma'ruf Amin Jalan Dr Salasa Namudat pasca kemenangan Argentina vs Mesir dan memastikan diri lolos ke perempat final, Rabu (8/7/2026) (Tribunnews.com/Tribunpapuabarat.com/Aldi Bimantara)

Balas Sindiran untuk Para Pengkritik

Salah satu pernyataan Messi yang paling menarik muncul ketika ia menyinggung kritik yang terus mengiringi perjalanan Argentina sepanjang turnamen.

Sejumlah pihak sebelumnya meragukan kekuatan skuad Lionel Scaloni karena beberapa pemain datang dengan kondisi fisik yang kurang ideal.

Selain itu, secara permainan Argentina juga dikritik karena dianggap tampil di bawah standar dan hanya lolos ke fase berikutnya dengan keberuntungan.

Namun Messi menegaskan semua keraguan tersebut kini telah terjawab. Ia menegaskan bahwa keberhasilan timnya bukanlah sebuah kebetulan.

"Kami kembali berada di final Piala Dunia. Selama empat tahun terakhir kami adalah yang terbaik, suka atau tidak suka, apa pun yang orang katakan." 

"Sekali lagi kami membuktikan bahwa semua yang kami lakukan bukanlah kebetulan dan tidak ada yang memberikan apa pun kepada kami," tegas Messi.

Kalimat tersebut dianggap sebagai sindiran halus kepada para pengkritik yang selama ini menilai Argentina hanya beruntung dalam perjalanan mereka.

Baca juga: Final Bersejarah Spanyol vs Argentina: Finalissima di Puncak Piala Dunia, Juara Euro vs Copa America

Messi sendiri mengaku tidak pernah ragu terhadap kemampuan rekan-rekannya. Bahkan sebelum Piala Dunia dimulai, ia sudah yakin Argentina akan bersaing hingga babak akhir.

"Saya percaya kepada kelompok ini sejak sebelum turnamen dimulai. Saya yakin kami akan berada di empat besar dan berjuang sampai akhir," terang Messi.

Menurutnya, kekuatan utama Argentina bukan hanya kualitas pemain, melainkan rasa kebersamaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

"Grup ini tidak pernah mengejutkan saya karena saya tahu kemampuan mereka. Mungkin orang lain ragu karena banyak pemain datang dengan kondisi fisik yang tidak sempurna."

"Tetapi setiap kali kami berkumpul, selalu ada energi tambahan. Kami saling menularkan semangat dan selalu memberikan lebih dari kemampuan yang kami miliki," jelas Messi.

Kepercayaan tersebut terbukti sepanjang turnamen. Argentina selalu mampu keluar dari tekanan, termasuk saat bangkit dari ketertinggalan 0-2 melawan Mesir pada babak 16 besar hingga akhirnya menang 3-2.

Kini, Argentina tinggal selangkah lagi untuk kembali mengangkat trofi. Mereka akan menghadapi Spanyol yang sebelumnya menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0.

Laga final digelar di Stadion New Jersey, Amerika Serikat pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB dinihari.

TROFI PIALA DUNIA - Trofi Piala Dunia dipamerkan saat acara FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Jelang FIFA World Cup 2026, Coca Cola Indonesia menggelar acara FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola, dimana acara ini memberikan kesempatan istimewa bagi pencinta sepak bola Indonesia untuk melihat langsung The Original FIFA World Cup™ Trophy berbahan emas 18 karat, sekaligus merasakan euforia olahraga paling digemari di dunia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
TROFI PIALA DUNIA - Trofi Piala Dunia dipamerkan saat acara FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Jelang FIFA World Cup 2026, Coca Cola Indonesia menggelar acara FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola, dimana acara ini memberikan kesempatan istimewa bagi pencinta sepak bola Indonesia untuk melihat langsung The Original FIFA World Cup™ Trophy berbahan emas 18 karat, sekaligus merasakan euforia olahraga paling digemari di dunia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.