Luka Modric Putuskan Masa Depan di AC Milan Setelah Tersingkirnya Kroasia dari Piala Dunia
Hendra Wijaya July 16, 2026 10:55 AM

Luka Modric dikabarkan siap memperpanjang masa baktinya di San Siro dengan menandatangani kontrak baru berdurasi satu tahun bersama AC Milan. Gelandang veteran tersebut dengan cepat menimbang pilihannya setelah Kroasia tersingkir lebih awal dari Piala Dunia 2026 hanya beberapa hari yang lalu.

Faktor Amorim menjadi kunci dalam negosiasi kontrak

Menurut laporan Sky Sport Italia, pendekatan intensif dan berkelanjutan dari manajemen AC Milan akhirnya membuahkan hasil. Dewan klub bersama pelatih kepala baru, Ruben Amorim, telah bekerja tanpa lelah untuk meyakinkan sang pemain bahwa dirinya masih menjadi bagian penting dari proyek di Lombardy. Amorim, yang baru saja mengambil alih posisi pelatih, secara terbuka menyatakan keinginannya agar pemain asal Kroasia itu menjadi pemimpin dalam transisi lini tengah timnya.

Modric tidak pernah menyembunyikan kecintaannya terhadap Rossoneri, karena ia tumbuh sebagai penggemar klub tersebut di era rekan senegaranya, Zvonimir Boban. Meskipun kontraknya sebelumnya secara resmi berakhir pada 30 Juni, ikatan emosional dengan klub serta kesempatan untuk bekerja di bawah sistem taktik baru Amorim tampaknya menjadi faktor penentu dalam keputusannya untuk bertahan setidaknya satu musim lagi.

Tur Australia menanti di depan

Meski peraih Ballon d’Or itu kini sedang berlibur untuk memulihkan tenaga, ia diperkirakan akan memberikan konfirmasi akhir terhadap tawaran kontrak dalam beberapa hari mendatang. Waktu kesepakatan tersebut akan memungkinkan dirinya segera bergabung dengan rekan-rekan setim untuk persiapan pramusim mereka yang bergengsi. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, ia akan ikut serta dalam tur klub ke Australia.

Tur Australia dijadwalkan dimulai pada 26 Juli, memberi kesempatan ideal bagi Modric untuk beradaptasi dengan skuad di bawah staf pelatih baru. Kehadiran pemain berpengalaman seperti dirinya dianggap sebagai dorongan besar bagi tujuan komersial dan olahraga Milan di luar negeri, terutama menjelang musim 2026-27 Serie A yang menantang. Klub bertekad menebus kekecewaan musim lalu, di mana mereka finis di peringkat kelima dan hanya mendapatkan tempat di Liga Europa.

Ketangguhan luar biasa di usia 40 tahun

Walaupun akan berulang tahun ke-41 pada bulan September mendatang, Modric tetap menunjukkan performa fisik yang luar biasa di lini tengah. Statistik musim lalu menegaskan bahwa ia bukan sekadar pemain pelengkap. Musim lalu, ia tampil dalam 37 pertandingan untuk Milan, menunjukkan tingkat kebugaran dan daya tahan yang menakjubkan untuk usianya.

Dalam rangkaian pertandingan tersebut, ia mencetak dua gol dan memberikan tiga assist, dengan total waktu bermain mencapai 2.864 menit. Angka ini kemungkinan akan lebih tinggi jika ia tidak sempat absen pada bulan Mei akibat patah tulang pipi. Kemampuannya dalam mengatur tempo permainan masih berada di level tertinggi, menjadikan perpanjangan kontrak satu tahun sebagai langkah logis bagi klub yang membutuhkan kepemimpinan dari pemain sekelas dirinya. Modric bergabung dengan Milan secara gratis pada Juli 2025 setelah 13 tahun karier gemilang di Real Madrid, di mana ia meraih banyak gelar, termasuk enam trofi Liga Champions.

Penyembuhan luka Piala Dunia dan kebangkitan Milan

Modric kini bertekad untuk mengobati kekecewaan setelah Kroasia tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia usai kalah 2-1 dari Portugal — hasil yang sangat kontras dengan pencapaian bersejarahnya membawa negaranya ke final Piala Dunia 2018 dan posisi ketiga pada 2022. Menjelang musim baru, fokus utama gelandang veteran ini adalah memanfaatkan pengalamannya untuk mengembalikan kejayaan AC Milan dan membawa Rossoneri kembali ke puncak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.