SURYA.CO.ID, MADIUN – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pejabat diduga bermain game melalui telepon genggam saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun viral di media sosial.
Rekaman berdurasi 18 detik itu memicu beragam reaksi dari warganet yang mempertanyakan sikap pejabat tersebut ketika sidang tengah berlangsung.
Unggahan yang beredar luas itu menampilkan seorang pria yang duduk di ruang rapat sembari menatap layar gawainya.
Aktivitas yang diduga sedang memainkan permainan digital tersebut langsung menjadi sorotan publik karena dilakukan di tengah agenda resmi pemerintahan. Warganet pun ramai-ramai menebak identitas sosok dalam video sekaligus mempertanyakan profesionalisme aparatur saat menjalankan tugas.
Video tersebut diunggah akun Instagram @medhioen.ae pada Rabu (15/7/2026) dengan keterangan:
"Oknum Pejabat Pemkab Tersorot Kamera Sedang Bermain Game Saat Rapat Paripurna di DPRD Kabupaten Madiun."
Baca juga: Alasan Anggota DPRD Jember Main Game Saat Rapat: Lupa Kasih Makan Sapi
Unggahan itu juga disertai caption yang mempertanyakan jenis permainan yang sedang dimainkan.
"Eh ya ampun
Nek gak salah wi game e lak uno kan?"
"Eh ya ampun, kalau tidak salah itu gamenya UNO kan?"
Sekretaris DPRD Benarkan Lokasi Video, Identitas Sosok Belum Dipastikan
Video tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Salah satunya datang dari akun akhoirurroziqi yang mempertanyakan identitas sosok dalam video.
"Spill dong siapa tuh"
Sementara akun prilya_nugra meminta pejabat tersebut diberi sanksi.
"Copot mawon"
yang berarti "copot saja".
Komentar lain disampaikan akun sandhika.ferryantiko yang menduga sosok dalam video bukan anggota DPRD Kabupaten Madiun.
"Sanes anggotan dprd ini, inisial C"
yang berarti "bukan anggota DPRD ini, (tapi) inisial C."
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPRD Kabupaten Madiun, Sawung Rehtomo, membenarkan bahwa video tersebut memang direkam di ruang sidang DPRD Kabupaten Madiun saat rapat paripurna berlangsung.
Namun, ia mengaku belum dapat memastikan identitas orang yang terekam dalam video viral tersebut.
"Benar itu di ruang rapat saat sidang DPRD Kabupaten Madiun. Tetapi kalau siapa oknumnya tersebut saya belum tahu," ujar Sawung.