Sudah Lama Mangkrak, Pramono Targetkan Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu-Tanjung Barat Kelar Awal 2027
Feryanto Hadi July 16, 2026 05:35 PM

 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan jalan penghubung Pasar Minggu-Tanjung Barat yang sejajar dengan jalur rel kereta api dapat rampung pada awal 2027. 

Proyek yang telah bergulir sejak masa tujuh gubernur DKI sebelumnya itu diharapkan mampu mengurai kemacetan kronis di kawasan Jakarta Selatan.

Pramono mengatakan saat ini proses pembebasan lahan masih berlangsung. 

Sejumlah bidang yang telah dibebaskan juga mulai dibersihkan sebagai bagian dari persiapan pembangunan jalan.

"Jalan sebidang yang di Pasar Minggu, yang segaris dengan rel kereta yang melewati Pejaten, BIN, sekarang ini sudah dalam proses pembebasan lahan dan sebagian sudah mulai dibersihkan," kata Pramono di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).

Ia menegaskan telah menginstruksikan jajarannya agar proyek tersebut dapat diselesaikan paling lambat pada awal tahun depan.

"Saya sudah meminta untuk jalan tersebut selambat-lambatnya harus bisa selesai awal tahun depan," ujarnya.

Menurut Pramono, keberadaan jalan sejajar rel itu menjadi salah satu solusi penting untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Minggu dan sekitarnya yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan di Jakarta Selatan.

"Sehingga dengan demikian, salah satu jalan yang menjadi kemacetan di Jakarta, terutama di Jakarta Selatan, adalah di tempat itu. Mudah-mudahan bisa terurai dengan baik," katanya.

Pramono juga menyoroti lamanya penyelesaian proyek tersebut. Ia menyebut pembangunan jalan itu telah menjadi pekerjaan rumah sejak kepemimpinan tujuh gubernur DKI Jakarta sebelumnya.

"Ini sudah dikerjakan dari tujuh gubernur sebelumnya, dan saya memberikan konsentrasi sepenuhnya untuk itu bisa diselesaikan," tutur Pramono.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan pihaknya berkomitmen untuk merampungkan seluruh pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan guna memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Salah satu proyek strategis yang saat ini terus diupayakan adalah pembangunan Akses Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Saat ini, pelaksanaan pembangunan jalan tersebut tertunda sehubungan dengan masih berlangsungnya proses pembebasan tanah. Pembangunan akan dilanjutkan kembali setelah seluruh tahapan pembebasan tanah selesai dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ucap Heru dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).

Dari total 118 bidang tanah yang dibutuhkan, hingga tahun 2025 telah terealisasi pembebasan sebanyak 59 bidang, sementara 59 bidang lainnya masih dalam proses penyelesaian.

Dari 59 bidang yang tersisa tersebut, terdapat 8 bidang yang merupakan aset pemerintah yang proses pengadaannya tidak melalui mekanisme pembebasan.

Tahun 2026, Dinas Bina Marga telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pembebasan lahan pembangunan Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pembayaran kepada pemilik bidang tanah atau pihak yang berhak akan dilaksanakan setelah proses verifikasi dan validasi oleh Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kota Administrasi Jakarta Selatan selesai dilaksanakan.

Terhadap bidang tanah yang telah dibayarkan, warga diberikan kesempatan untuk melakukan pembongkaran bangunan secara mandiri dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.

Apabila hingga batas waktu tersebut belum dilaksanakan, maka pembongkaran akan dilakukan oleh Dinas Bina Marga sesuai ketentuan yang berlaku.

Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta mengharapkan dukungan serta kerja sama dari masyarakat agar proses pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar demi kepentingan bersama dan peningkatan kualitas infrastruktur di Kota Jakarta. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.