Bioskop Atoom di Bogor Terbengkalai Sejak 1998, Dulu Jadi Bioskop Pertama di Citeureup
Tribun-video July 16, 2026 05:42 PM

- Nama salah satu bioskop di Bogor yang sudah lama terbengkalai kini kembali diperbincangkan.

Bioskop tersebut adalah Bioskop Atoom yang berlokasi di Desa Citeureup RT 03/01, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Dahulu, bioskop ini ramai dikunjungi masyarakat pada masanya.

Namun, eksistensi bioskop tersebut tidak bertahan lama. Tidak sampai 20 tahun, Bioskop Atoom berhenti beroperasi pada 1998.

Menurut Sejarawan Kabupaten Bogor, Hendra M. Astari, Bioskop Atoom sudah tidak beroperasi sejak 1998.

Hal tersebut terjadi karena krisis moneter yang melanda Indonesia saat itu.

“Sejarahnya juga saya pikir belum lama. Yang pasti, ketika kita terkena krisis moneter tahun 1997, bioskop itu tidak mampu lagi beroperasi pada 1998,” kata Hendra ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (30/10/2019).

Bioskop Atoom merupakan bioskop pertama yang berdiri di kawasan Citeureup.

Setelah itu, bermunculan bioskop-bioskop baru, seperti Surya Kencana di Sindangbarang, Margajaya di Dramaga, dan masih banyak lagi.

“Ya, di kawasan Citeureup, Bioskop Atoom yang pertama berdiri,” tambahnya.

Ia melanjutkan, saat itu kondisi ekonomi Indonesia menyebabkan banyak pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Hal tersebut mengakibatkan banyak tempat hiburan, seperti bioskop, tutup karena kekurangan penonton.

Jika membahas sejarah Bioskop Atoom, Hendra mengaku belum mengetahui secara pasti mengenai sejarah berdirinya bangunan tersebut.

Namun, yang ia ketahui, bioskop ini mulai beroperasi sekitar tahun 1980-an. Kemudian, diikuti dengan munculnya bioskop-bioskop baru lainnya.

“Seperti halnya di daerah pinggiran Bogor yang lain, banyak juga bermunculan bioskop-bioskop baru. Di Sindangbarang ada Bioskop Surya Kencana, di Dramaga ada Bioskop Margajaya, dan seterusnya,” ujarnya.

Meski begitu, kondisi bioskop-bioskop lain di sekitar Citeureup juga mengalami hal serupa, yaitu berhenti beroperasi.

Perbedaannya, bioskop-bioskop tersebut tetap berdiri dan beralih ke bidang usaha lain, tidak seperti Bioskop Atoom yang dibiarkan terlantar.

“Sama-sama tutup juga, akhirnya beralih bidang usaha. Tidak seperti Bioskop Atoom yang terlantar dalam jangka waktu lama,” ujar Hendra.

Tidak hanya di Kabupaten Bogor, di Kota Bogor pun banyak bioskop tua yang berhenti beroperasi, seperti President Theater, Bioskop Nasional, Ramayana, Bogor Theater, Ranggagading, dan Sukasari.

Hendra mengatakan bahwa saat ini bioskop yang tersisa di Bogor hanya jaringan 21.

Menurut Hendra, terbengkalainya Bioskop Atoom bukan tanpa alasan.

Ia menyebut ada dua alasan mengapa bioskop tersebut dibiarkan terbengkalai.

“Pertama, karena pemiliknya tidak memiliki kemampuan untuk beralih usaha. Kedua, tidak ada investor lain yang membelinya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hendra menambahkan, kemungkinan investor yang berminat terhadap bangunan bioskop tersebut mempertimbangkan lokasinya yang dianggap kurang menguntungkan.

Alasan lainnya, menurut Hendra, sejak awal berdiri bioskop ini sudah harus bersaing dengan siaran televisi.

Pada waktu itu, kepemilikan televisi mulai marak di rumah-rumah penduduk.

“Setiap malam Minggu, televisi selalu menayangkan film-film yang ditunggu oleh pemirsanya dengan tajuk film cerita akhir pekan. Selain itu, saat itu juga masih marak penayangan film layar tancap, baik yang dikoordinasi oleh perusahaan jamu atau Bayern maupun dilakukan sendiri oleh masyarakat saat hajatan,” jelasnya.

Tambahan lainnya, bioskop ini juga harus bersaing dengan bioskop kelas misbar, akronim dari gerimis bubar.

Hendra merasa aneh jika bioskop ini dibiarkan begitu saja, padahal Bioskop Atoom sama seperti bioskop lainnya, mulai dari desain hingga fasilitas yang tersedia pada masa itu.

“Dari sisi desain sih biasa saja, seperti halnya bioskop-bioskop yang lain,” tutup Hendra.

Nama Bioskop Atoom kembali ramai dibicarakan di media sosial Twitter dan Instagram.

Sutradara Joko Anwar ingin mengajak penonton merasakan pengalaman berbeda dengan menonton film Perempuan Tanah Jahanam karyanya di Bioskop Atoom.

Melalui akun Instagram-nya @jokoanwar, Joko ingin menggelar acara menonton bersama film tersebut di Bioskop Atoom, Citeureup, Bogor, Jawa Barat.

Namun, Joko masih berupaya agar film karyanya itu dapat diputar di sana. (*)

Program: Local Experience
Editor Video: Magang/Chrysilla Cindy Aurellia

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.