TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sekretaris DPRD Provinsi Riau, Renaldi, memastikan insiden keributan di lingkungan DPRD Riau pada Kamis (16/7/2026) telah berakhir dan sudah kondusif.
Pihak Sekretariat DPRD juga akan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum serta melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan gedung DPRD Riau.
Renaldi mengaku tidak menyangka akan ada oknum yang diduga sengaja memicu kericuhan usai rapat berlangsung.
"Kejadian ini sebenarnya sudah selesai setelah rapat. Kami tidak menyangka ada niat dari oknum dari luar untuk membuat kerusuhan,"ujar Renaldi.
Menurutnya, dinamika politik dan perdebatan di antara anggota DPRD saat rapat merupakan hal yang lazim terjadi dalam proses pembahasan berbagai agenda kedewanan.
"Kalau dalam rapat terjadi perdebatan, saya rasa itu hal yang biasa. Dinamika politik antaranggota DPRD memang sering terjadi," ujarnya.
Namun, ia menegaskan pihaknya tidak mengenali siapa pihak yang menjadi pelaku hingga memicu kerusuhan tersebut.
"Kami tidak mengenali dengan siapa pelaku yang membuat rusuh ini,"ujarnya.
Atas kejadian itu, Sekretariat DPRD Riau akan menempuh jalur hukum dengan melaporkannya kepada pihak berwajib agar dapat diusut sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami akan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib," tegas Renaldi.
Selain itu, evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan gedung DPRD Riau juga akan dilakukan agar insiden serupa tidak kembali terulang.
"Kami juga akan melakukan evaluasi ke depan, terutama terkait pengamanan dan keamanan Gedung DPRD Riau,"ujarnya.
Baca juga: Hariyanto Security DPRD Riau Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Bentrok Dua Kubu
Baca juga: Gedung DPRD Riau Memanas, Kubu Iwan Fatah dan Indra Gunawan Eet Baku Hantam
Sebagaimana diketahui keributan itu muncul setelah terjadinya perdebatan hingga memanas dua anggota DPRD Riau yakni wakil ketua DPRD Riau Pariaman Ihwan dengan ketua komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet.
Baku hantam tidak terhindarkan antar pendukung kedua pihak setelah acara rapat Banggar di ruang rapat medium DPRD Riau.
Sebelumnya rapat tersebut membahas terkait LKPJ APBD Riau 2025 yang dihadiri Banggar dan TAPD itu awalnya berjalan kondusif dan biasa.
Sejumlah anggota Banggar yang hadir terlihat dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan hadir juga sejumlah anggota Banggar lainnya, mulai dari Suyadi, Imustiar, Indra Gunawan Eet, Andi Darma Taufik, Abdul Kosim dan beberapa anggota lainnya.
Saat rapat berlangsung terjadi gesekan antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dengan ketua komisi V Indra Gunawan Eet saat menyampaikan komentar saat rapat tersebut.
Indra Gunawan menyenggol pimpinan DPRD Riau yang disebut terlibat dalam pergeseran anggaran dalam APBD Riau 2025 silam.
"Jadi saat Eet menyampaikan tanggapan, langsung diinterupsi Parisman Ihwan yang merasa namanya disebut terlibat dalam pergeseran anggaran itu, dan ingin meluruskan,"ujar informan yang berada di ruang rapat itu bercerita.
Saat itulah, situasi memanas, suara keduanya mengeras dan saling tunjuk hingga saling tampar meja, bahkan satu sama lain mengajak untuk duel.
Namun peserta rapat yang berada di ruangan langsung melerai dan menenangkan situasi.
"Karena situasi tidak kondusif, akhirnya rapat diskors,"ujar informan tersebut.
Adu jotos antara kubu Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dengan Indra Gunawan Eet, di dalam gedung DPRD Riau Kamis (16/7/2026). (Tribun Pekanbaru)
Sementara saat ditemui Parisman Ihwan mengaku tidak terima dengan pernyataan Indra Gunawan itu, apalagi di forum resmi rapat bersama TAPD.
Sebelum acara rapat dilanjutkan setelah Zuhur, Parisman sempat mendatangi ruang komisi V untuk bertemu Indra Gunawan Eet, namun yang bersangkutan sudah tidak berada di ruangannya.
Rombongan Parisman pun berdatangan ke gedung DPRD, pilihan orang berbadan tegap mencari keberadaan Indra Gunawan Eet di Komisi V, namun tidak bertemu.
Selanjutnya rapat Banggar dan TAPD dilanjutkan, yang dipimpin langsung Parisman Ihwan, sementara Indra Gunawan Eet masih belum terlihat di ruang rapat tersebut.
Sedangkan pendukung Parisman masih menunggu kedatangan Indra Gunawan Eet, di bagian samping gedung DPRD Riau.
Sekira pukul 14.30 WIB, rapat pun berakhir dan waktu bersamaan, Indra Gunawan Eet tiba ke gedung DPRD membawa sejumlah pendukung.
Eet langsung masuk ke dalam ruang rapat medium dan mencari keberadaan Parisman.
Di dalam ruang rapat medium itu, Eet sempat berangkulan dengan Parisman Ihwan, dan dianggap sudah berdamai.
Hanya saja, saat berangkulan di dalam ruangan, pendukung Parisman Ihwan merangsek ke dalam ruang rapat dari arah tuang Bapemperda ke medium dan langsung mengejar Eet.
Saat bersamaan, Parisman Ihwan langsung menghalau pendukungnya agar tidak lagi membuat rusuh, namun setelah keluar ruang rapat, akhirnya bentrok pecah di luar ruangan tersebut.
Baku hantam pun antara dua kubu terjadi dan bahkan tidak bisa dilerai lagi oleh petugas pengaman gedung tersebut.
Sementara Eet sempat terlihat ikut nimbrung dalam bentrok tersebut bersama pendukungnya.
Setelah sekira lima menit bentrok dua kubu dan bahkan sempat ada yang luka, akhirnya kedua kubu menarik diri.
Parisman langsung meninggalkan lokasi saat bentrok, begitu juga Eet dan pendukungnya.
( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)