Baca juga: Kronologi Perampokan Emas 23 Suku dan Uang Rp 20 Juta di Ogan Ilir, Pelaku Beraksi Saat Rumah Kosong
INDRALAYA — Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir bersama kepolisian sektor (polsek) jajaran terus melakukan perburuan intensif terhadap pelaku perampokan emas perhiasan di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan. Korban kejahatan ini merupakan seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Sunai (68).
Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa lansia tersebut terjadi pada Kamis (28/5/2026) dini hari lalu.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., menegaskan bahwa jajarannya tidak tinggal diam dan terus mendalami segala petunjuk di lapangan guna mengungkap identitas serta menangkap pelaku tindak kriminal tersebut.
"Tim Opsnal Satreskrim Polres Ogan Ilir bersama personel Polsek terus bergerak melakukan penyelidikan mendalam di lapangan," kata AKBP Bagus Suryo Wibowo saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (16/7/2026).
Bagus menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), total perhiasan emas yang digondol oleh pelaku mencapai 12 suku.
Nilai kerugian materil akibat hilangnya perhiasan tersebut diperkirakan mencapai seratus juta lebih
"Jumlah emas yang dicuri kurang lebih 12 suku. Perhiasan emas tersebut menempel pada tubuh korban. Artinya, perhiasan yang sedang dipakai oleh korban itulah yang dirampas secara paksa oleh pelaku," ungkap Bagus.
Baca juga: Terenyuh Diberi Rp100 Ribu usai Gagalkan Perampokan Rp3,6 Miliar, Nenek di Brebes Ini Ketiban Rejeki
Hingga saat ini, kondisi psikologis korban dilaporkan masih mengalami trauma yang cukup mendalam.
Selain kehilangan barang berharga, wanita lansia ini juga sempat mendapatkan tindakan kekerasan fisik dari pelaku saat peristiwa pencekikan atau pembekapan terjadi di dalam rumahnya.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secepatnya demi memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat.
"Kami memohon dukungan dan doa dari seluruh lapisan masyarakat semoga kasus atensi ini dapat secepatnya terungkap dan pelakunya segera tertangkap," pungkas AKBP Bagus Suryo Wibowo.