Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis tidak hanya memberikan bantuan biaya kuliah kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Melalui Program Ciamis Cerdas, para penerima beasiswa juga dipersiapkan menjadi Duta Zakat yang diharapkan mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah.
Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Darussalam (UID) Ciamis menjadi penerima beasiswa angkatan pertama.
Seluruh biaya pendidikan mereka ditanggung hingga lulus atau semester delapan.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Ciamis, Amas Muhammad Tamsis, mengatakan program tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul sekaligus memiliki kepedulian sosial.
Baca juga: Lupa Matikan Kompor, Rumah dan Sejumlah Tempat Usaha di Ciamis Terbakar
"Program ini bukan sekadar membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki kepedulian sosial serta tanggung jawab moral untuk ikut membangun kesadaran zakat di tengah masyarakat," ujar Amas saat ditemui di Kantor Baznas Ciamis, Kamis (16/7/2026).
Ia menjelaskan, setiap mahasiswa akan memperoleh bantuan biaya pendidikan hingga semester delapan dengan total sekitar Rp30,315 juta per orang.
Nilai bantuan disesuaikan dengan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada setiap semesternya.
Menurut Amas, kerja sama tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Ciamis dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Islam Darussalam (UID).
Karena penghimpunan zakat di lingkungan kampus saat ini masih terpusat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, maka penerima beasiswa berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah.
Ia menegaskan, penerima beasiswa dipilih melalui proses seleksi dengan syarat merupakan warga Kabupaten Ciamis dan berasal dari keluarga kurang mampu.
"Kami memastikan bantuan ini tepat sasaran. Seluruh penerima merupakan mahasiswa asal Kabupaten Ciamis yang memenuhi kriteria sebagai keluarga kurang mampu," katanya.
Berbeda dengan program beasiswa pada umumnya, BAZNAS akan melakukan pembinaan dan evaluasi secara berkala kepada para penerima manfaat.
Mereka diharapkan menjadi Duta Zakat yang mampu mengajak masyarakat untuk membiasakan berzakat, berinfak, dan bersedekah.
"Kami berharap setelah lulus mereka bukan hanya menjadi orang sukses, tetapi juga menjadi penggerak budaya zakat di Kabupaten Ciamis," ucapnya.
Program Ciamis Cerdas sendiri merupakan satu dari lima program unggulan BAZNAS Kabupaten Ciamis. Selain bidang pendidikan, BAZNAS juga menjalankan Program Ciamis Sejahtera di bidang ekonomi, Ciamis Sehat di bidang kesehatan, Ciamis Agamis untuk dakwah dan syiar Islam, serta Ciamis Peduli di bidang sosial dan kemanusiaan.
Amas berharap semakin banyak penerima manfaat yang kelak menjadi muzaki sehingga manfaat zakat dapat terus bergulir dan menjangkau masyarakat yang lebih luas di Kabupaten Ciamis.(*)