Prabowo Minta Proyek LNG Abadi Masela Libatkan Putra Daerah dan Pengusaha Lokal
M Zulkodri July 16, 2026 08:38 PM

 

POSBELITUNG.CO-- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan proyek.

Selain mendorong investasi dan ketahanan energi nasional, proyek tersebut diharapkan mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal.

Arahan itu disampaikan Presiden saat meresmikan PSN LNG Abadi Masela di Istana Kepresidenan, Kamis (16/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo meminta seluruh pihak yang terlibat menjadikan masyarakat setempat sebagai bagian penting dari pembangunan proyek migas bernilai investasi sekitar US$20,9 miliar tersebut.

Presiden menekankan agar perusahaan pelaksana mengutamakan tenaga kerja dari daerah serta memberikan kesempatan yang lebih luas kepada pengusaha lokal untuk ikut terlibat dalam berbagai kegiatan proyek.

"Komitmen tadi, mengutamakan putra daerah, membantu pengusaha-pengusaha lokal," kata Prabowo.

Menurut Kepala Negara, keterbatasan pengalaman maupun kemampuan pelaku usaha daerah tidak boleh menjadi alasan untuk menutup peluang mereka berpartisipasi dalam proyek strategis nasional.

Sebaliknya, Prabowo meminta perusahaan-perusahaan besar, termasuk badan usaha milik negara (BUMN), mengambil peran aktif dalam meningkatkan kompetensi pengusaha lokal melalui pendampingan dan bantuan teknis.

"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action," ujarnya.

Presiden menyebut dukungan tersebut dapat diberikan oleh sejumlah BUMN, termasuk PT Pertamina dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), agar pelaku usaha di daerah mampu menjadi bagian dari rantai pasok proyek LNG Abadi Masela.

Menurutnya, kolaborasi tersebut akan memperluas dampak ekonomi proyek sehingga manfaat investasi tidak hanya dirasakan oleh perusahaan, tetapi juga masyarakat di sekitar wilayah operasional.

"Kita ingin semua merasakan dampak dari program ini," tegasnya.

Prabowo juga kembali mengingatkan bahwa seluruh kebijakan pembangunan ekonomi harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai proyek-proyek strategis nasional harus menjadi instrumen pemerataan manfaat pembangunan, bukan semata mengejar pertumbuhan ekonomi.

"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya," tegas Presiden.

Sebagai salah satu proyek energi terbesar di Indonesia, LNG Abadi Masela diproyeksikan menghasilkan lebih dari 9 juta ton liquefied natural gas (LNG) setiap tahun, disertai produksi kondensat.

Proyek yang telah dipersiapkan selama hampir tiga dekade itu diharapkan menjadi salah satu penopang ketahanan energi nasional sekaligus mendukung program hilirisasi dan industrialisasi yang tengah dijalankan pemerintah.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.