Politeknik STIA LAN Bandung dan UNSIKA Luncurkan Roadmap Desa Ramah Pelayanan Publik di Karawang
bisnistribunjabar July 16, 2026 10:11 PM

TRIBUNJABAR.ID - KARAWANG - Politeknik STIA LAN Bandung bersama Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menutup rangkaian Program Desa Binaan melalui kegiatan Exposé Hasil Identifikasi dan Peluncuran Roadmap Desa Ramah Pelayanan Publik Tahun 2026–2028 yang diselenggarakan di Universitas Singaperbangsa Karawang.

Kegiatan ini menjadi momentum penyampaian hasil awal pendampingan sekaligus penegasan komitmen kedua perguruan tinggi dalam mendukung penguatan tata kelola pemerintahan desa dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Karawang.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Bapperida Kabupaten Karawang, jajaran pimpinan Universitas Singaperbangsa Karawang, pimpinan Politeknik STIA LAN Bandung, dan juga tim dosen pelaksana Program Desa Binaan yang terlibat dalam proses pendampingan di Desa Wanakerta.

PROGRAM DESA BINAAN - Politeknik STIA LAN Bandung bersama UNSIKA menutup rangkaian
PROGRAM DESA BINAAN - Politeknik STIA LAN Bandung bersama UNSIKA menutup rangkaian Program Desa Binaan melalui kegiatan Exposé Hasil Identifikasi dan Peluncuran Roadmap Desa Ramah Pelayanan Publik Tahun 2026–2028.

Acara diawali dengan sambutan sekaligus penyampaian hasil identifikasi lapangan oleh Wakil Dekan II FISIP Universitas Singaperbangsa Karawang, Gun Gun Gumilar, S.AP., M.AP., bersama Wakil Direktur II Politeknik STIA LAN Bandung, Dr. Nita Nurliawati, S.Sos., M.Si.

Dalam paparannya disampaikan bahwa hasil identifikasi menunjukkan berbagai potensi yang dimiliki Desa Wanakerta sekaligus sejumlah tantangan yang masih perlu diperkuat, terutama dalam aspek tata kelola pemerintahan desa, kualitas pelayanan publik, penguatan kapasitas aparatur, transformasi digital, dan inovasi pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya, Koordinator Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kolaborasi, Rachmat Ramdani, S.IP., M.I.Pol. bersama Rofi' Ramadhona Iyoega, S.P., M.Sos., memaparkan Roadmap Desa Ramah Pelayanan Publik Tahun 2026–2028 sebagai arah pendampingan yang akan dilaksanakan selama tiga tahun.

Roadmap tersebut disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan lapangan dan memuat tahapan pengembangan yang dimulai dari penguatan kolaborasi, tata kelola pemerintahan desa, peningkatan kualitas pelayanan publik, transformasi digital pemerintahan desa, pengembangan inovasi pelayanan berbasis partisipasi masyarakat, hingga terwujudnya Desa Ramah Pelayanan Publik yang profesional, transparan, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Kepala Bapperida Kabupaten Karawang, M. Ridwan Salam, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Politeknik STIA LAN Bandung dan Universitas Singaperbangsa Karawang yang menghadirkan model pendampingan desa secara berkelanjutan. Menurutnya, Program Desa Binaan merupakan bentuk sinergi yang sangat positif antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas pemerintahan desa.

Ia juga menekankan bahwa desa dapat menjadi laboratorium praktik bagi perguruan tinggi, khususnya bagi mahasiswa, sehingga mereka memperoleh pengalaman langsung dalam memahami dinamika pemerintahan desa sekaligus mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama proses pembelajaran. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir berbagai inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi desa, tetapi juga memperkaya proses pendidikan tinggi berbasis praktik lapangan.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan secara simbolis Dokumen Roadmap Desa Ramah Pelayanan Publik Tahun 2026–2028 oleh Prof. Septiana Dwi Putrianti, S.E., M.Com. (Hons)., Ph.D. kepada Bapperida Kabupaten Karawang sebagai bentuk kontribusi akademik Politeknik STIA LAN Bandung dan Universitas Singaperbangsa Karawang dalam mendukung pembangunan tata kelola pemerintahan desa yang semakin berkualitas.

Roadmap tersebut diharapkan menjadi pedoman pelaksanaan pendampingan Desa Wanakerta selama tiga tahun ke depan sekaligus menjadi model yang dapat direplikasi di desa-desa lain di Kabupaten Karawang maupun daerah lainnya.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pemerintah desa, Program Desa Binaan diharapkan mampu menghasilkan praktik baik dalam pengembangan pelayanan publik desa yang berdampak nyata bagi masyarakat serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.