Penantian Inggris untuk kembali meraih gelar juara Piala Dunia akan berlanjut hingga setidaknya 64 tahun setelah kekalahan dari Argentina pekan ini.
Tim asuhan Thomas Tuchel harus mengakui keunggulan lawan dalam laga semifinal yang berlangsung sengit setelah kebobolan dua gol di menit-menit akhir di Atlanta. Upaya Anthony Gordon sempat membawa Inggris unggul lebih dulu, namun Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez berhasil membalikkan keadaan untuk membawa juara dunia bertahan tersebut menuju final.
Piala Dunia kali ini kembali berlalu tanpa keberhasilan bagi The Three Lions, yang kini mengalihkan fokus mereka ke Kejuaraan Eropa 2028 yang akan digelar di kandang sendiri, serta Piala Dunia 2030.
Piala Dunia 2030 akan menjadi edisi spesial untuk memperingati 100 tahun turnamen tersebut dalam perayaan seabad yang belum pernah terjadi sebelumnya. Portugal, Maroko, dan Spanyol akan menjadi tuan rumah bersama untuk babak final yang diikuti oleh 48 tim, sementara pertandingan pembuka juga akan diselenggarakan di Uruguay, Argentina, dan Paraguay — menjadikan Piala Dunia ini yang pertama kali digelar di tiga benua sekaligus.
Uruguay, yang menjadi tuan rumah pertama dalam sejarah Piala Dunia, akan kembali menjadi lokasi pertandingan pembuka babak final 2030 di Stadion Centenario di Montevideo, tempat berlangsungnya final perdana turnamen ini.
Semua enam negara tuan rumah bersama akan mendapatkan tiket otomatis ke putaran final Piala Dunia 2030.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung resmi dari 8 Juni hingga 21 Juli 2030. Edisi ini akan menjadi Piala Dunia terpanjang dalam sejarah, dengan tambahan waktu yang dibutuhkan karena perjalanan lintas tiga benua.