Sambut Silaturahmi Manajemen Tribun Pontianak, Wabup Heroaldi Berbagai Kisah Inspiratif
Try Juliansyah July 17, 2026 12:30 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi menyambut dengan hangat dan ramah kunjungan silaturahmi Manajemen Tribun Pontianak, Rabu 15 Juli 2026.

Kunjungan Manajemen Tribun Pontianak dihadiri GM Business Julia Lorrains, Manajer Liputan Nasarudin dan Manajer EO Syech Hermansyah.

Rombongan disambut Wakil Bupati Sambas Heroaldi di rumah pribadi Kampung Hangus, Desa Tanjung Bugis, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas.

Wakil Bupati Heroaldi menerima pemberian karikatur dan ucapan selamat Ulang Tahun Perpindahan Ibukota Sambas ke-27 sekaligus Hari Jadi Sambas ke-395.

Silaturahmi Manajemen Tribun Pontianak dan Wabup Heroaldi berlangsung hangat disuguhi kisah dan cerita inspiratif sang Wakil Bupati Sambas.

Wabup Sambas Heroaldi mengatakan dirinya mengapresiasi kerja sama Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas dan Harian Tribun Pontianak selama ini terjalin. Menurutnya Tribun Pontianak sebagai mitra strategis dalam publikasi kegiatan Pemkab Sambas.

Heroaldi mengungkapkan, Harian Tribun Pontianak salah satu media yang terus menerus memberikan informasi cepat dengan jangkauan luas terutama untuk mengangkat isu dan potensi daerah di Sambas.

Baca juga: Fakta Kematian Pemilik Salon Lonceng Sambas, Juyono Baru 3 Bulan Buka Usaha di Terusan, Desa Lorong

"Saya ucapkan terima kasih, Tribun Pontianak selalu menjadi portal dalam mencerahkan pembaca, sumber informasi lokal untuk mengangkat potensi lokal, daerah terutama Sambas sebagai wilayah perbatasan Negara," katanya.

Wabup Heroaldi mengatakan, Pemkab Sambas saat ini terus berupaya mendorong percepatan pembangunan agar dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.

"Dalam momen ini kami Pemkab Sambas juga sedang merayakan HUT Perpindahan ibukota Sambas ke-27 dan Hari Jadi Sambas ke-395 kami berupaya membangun daerah, percepatan ekonomi," katanya.

Menurut Heroaldi, salah satu langkah untuk mewujudkan akselerasi pembangunan seluruh elemen harus ikut mendukung wacana pembentukan daerah pemilihan baru untuk perwakilan Sambas di pusat.

"Saat ini kita masih sedikit perwakilan di pusat. Harus ada benar-benar tokoh, seorang sosok asal Sambas yang maju mewakili Sambas ke pusat oleh sebab itu kita harus dukung daerah pemilihan baru dapil 3 Kalbar," katanya.

Dia menjelaskan, Sambas, Bengkayang dan Singkawang seharus sudah dapat menjadi dapil baru untuk pemilihan keterwakilan di pusat. Seba jika dijumlahkan populasi penduduk tiga daerah ini tembus 1 juta penduduk.

"Kalau kita hitung jumlah penduduk bisa lebih 1 juta jiwa, tiga wilayah ini Singbebas sudah sangat memenuhi syarat untuk pecah dapil, bisa menjadi dapil tiga Kalbar," katanya.

Lebih lanjut, Heroaldi juga membagikan kisah inspiratif bagaimana perjuangan hidup dan fokus dirinya sebagai pemimpin Sambas. Dia mengatakan saat ini upaya yang dilakukan bagaimana merangkul seluruh lapisan masyarakat.

"Saya saat ini sebagai salah satu pemimpin Sambas, saya ingin merangkul semua elemen masyarakat, mari kita wujudkan kemajuan daerah Sambas. Jangan sampai kita mudah terpecah belah," katanya.

Dia menjelaskan bahwa di era Bupati Sambas saat ini, dirinya akan terus solid memberikan contoh dan teladan positif untuk jajaran Pemkab hingga ke lapisan masyarakat.

"Saya ingin berikan contoh bahwa kita pemimpin Sambas tetap solid, sehingga masyarakat pun memberikan kesan kita solid, bersatu, demi daerah Sambas semakin maju," ucapnya.

Dia menceritakan, saat ini keberhasilan menempati kursi Wakil Bupati Sambas bukan sekedar keberhasilan politik semata namun banyak nilai hidup dan perjuangan di dalam prosesnya.

"Saya itu pernah calon Bupati, tapi kalah saat itu, kekalahan itu saya jadikan kesempatan mengukur kekuatan, dengan berhasil mengumpulkan suara nomor dua tertinggi hasil Pilkada periode sebelumnya," katanya.

Dia bilang, ketika maju dalam suksesi Pilkada periode 2025-2030 mendampingi Bupati Sambas Satono merupakan mimpi yang terwujud. Menurutnya hubungan baik dengan Bupati Sambas Satono terjalin sejak lama ketika masih berada dalam birokrasi.

"Saya awalnya dapat mimpi, sebelum pencalonan, lalu tak lama saya dilamar Bupati Satono sebagai Wakilnya yang akan mendampingi. Saat itu saya coba berfikir, meminta masukan orang terdekat hingga salat istikharah memohon doa kemantapan hati," katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.