TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG -- Mahasiswa asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan melaksanakan KKN di Kabupaten Empat Lawang.
Sebanyak 28 mahasiswa asal STDI Imam Syafi'i Kabupaten Jember tersebut nantinya akan melaksanakan pengabdian selama 1 bulan dengan dibagi ke dalam 2 kelompok.
Kelompok pertama akan ditempatkan di Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat (Pobar), kemudian kelompok kedua akan ditempatkan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi.
Pihak Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berharap program KKN ini bisa memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan antara dunia akademik dengan masyarakat.
Pada pembukaan yang digelar di ruang rapat Madani Sekretariat Daerah Empat Lawang, Kamis (16/7), Dosen Pembimbing Lapangan STDI Imam Syafi'i Jember, Ruston, menyampaikan dan berpesan kepada seluruh mahasiswanya agar menjadikan KKN sebagai wadah untuk belajar langsung dari masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa yang diterjunkan ke tengah masyarakat bukanlah pihak yang datang untuk merasa lebih tahu atau mengajari masyarakat.
Akan tetapi, mereka hadir untuk belajar, memahami kehidupan sosial, dan mengembangkan pengalaman yang tidak didapatkan di ruang perkuliahan.
"Mahasiswa kami datang bukan untuk mengajari masyarakat, tapi mereka datang untuk belajar dari masyarakat. Kami berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga adab, menghargai pemerintah desa dan pemerintah kecamatan, serta menghormati tokoh agama maupun tokoh masyarakat di lokasi masing-masing," ujarnya.
Sementara itu, Sekda Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan STDI Imam Syafi'i Kabupaten Jember yang kembali memilih Kabupaten Empat Lawang sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
Ia berharap keberadaan mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus meninggalkan kesan yang baik sehingga kerja sama serupa dapat terus berlanjut pada masa mendatang.
"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga ke depan akan terus ada kerja sama dengan catatan yang datang merasa senang dan yang didatangi juga ikut senang. Ini yang kita harapkan bersama," ujarnya.