Cangkang Akhirnya Masuk Komponen Perhitungan Harga Kelapa Sawit Aceh
Nur Nihayati July 17, 2026 10:39 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Subulussalam 

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Perjuangan panjang Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPW Apkasindo) Aceh, memasukan komponen cangkang dalam perhitungan harga sawit membuahkan hasil. 

Setelah Tim Perumus Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Aceh, memasukan komponen cangkang pada penetapan harga kelapa sawit.

Informasi itu disampaikan Ketua DPW Apkasindo Aceh, Ir Netap Ginting, kepada Serambinews.com, Jumat (17/7/2026).

"Alhamdulillah satu tahun lebih DPW Apkasindo Aceh, memperjuangkan komponen cangkang kelapa sawit masuk ke perhitungan harga TBS Aceh dikabulkan oleh Tim Perumus Harga TBS Aceh pada rapat penetan harga TBS Aceh Rabu 15 Juli 2026," kata Netap Ginting.

Baca juga: Harga Sawit di Petani Aceh Singkil Berangsur Naik, Segini Harga TBS Kelapa Sawit Per Kg

Menurut Nentap Ginting, komponen cangkang masuk dalam perhitungan harga TBS kelapa sawit sesuai Permentan No 13 Tahun 2024 tentang Pedoman perhitungan dan Penetapan Harga TBS Petani Mitra Plasma dan Mitra Swadaya.

Berdasarkan hasil pengecekan pihaknya, pabrik kelapa sawit (PKS) sudah masukan cangkang dalam komponen harga. 

Hal itu terlihat dari invois penjualan cangkang yang disampaikan PKS ke Tim Perhitungan Harga TBS Aceh. 

"Rendemen cangkang 5 persen dari TBS yang terolah, sebanyak 3 persen dipakai sendiri sebagai bahan bakar dan 2 persen dijual.

Maka, ada penambahan harga TBS petani mitra plasma dan mitra swadaya Rp 15,6 per kilogram," jelas Netap Ginting.

hasil perhitungan harga TBS kelapa sawit 

Sementara itu hasil perhitungan harga TBS kelapa sawit Aceh untuk Wilayah Timur, indeks K 90,56 persen dan harga CPO Rp 15.330 per kilogram.

Lalu harga kernel Rp 13.396,88 per kilogram, harga sawit rendemen 18 persen Rp 3.241 per kilogram dan rendemen 21,87 persen Rp 3.718 kilogram.

Untuk Wilayah Barat indeks K 88,33 persen, harga sawit rendemen 18 persen Rp 3.161 per kilogram dan rendemen 21,87 persen Rp 3.627 per kilogram.

Maka pemilik PKS, harus komitmen dan konsisten melaksanakannya.

"Apa lagi saat ini sudah ada pengawasan dari Diskrimsus Polda Aceh. Kami petani sawit tidak menginginkan ada PKS menjadi terperiksa karena tidak membeli TBS sesuai ketetapan tim," tegas Netap Ginting.

Pantauan Apkasindo Aceh dari 53 pabrik yang membeli kelapa sawit petani mitra plasma dan mitra swadaya masih ada yang membeli Rp 2.890 sampai Rp 2.900 per kilogram yaitu di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat.

Padahal kualitas TBS kelapa sawit di dua kabupaten tersebut terbaik se-Aceh.

Pada bagian lain DPW Apkasindo Aceh, mengingatkan kalibrasi timbangan pabrik kelapa sawit dilakukan enam bulan sekali.

Lalu potongan TBS kelapa sawit oleh petugas grading di pabrik tidak lebih dari 2 persen.

"Kami sebagai Ketua DPW Apkasindo Aceh, mendukung keberadaan pabrik khususnya PKS komersial.

Karna kami petani sawit hanya sanggup bangun kebun belum sanggup bangun pabrik, marilah kita bergandengan tangan dan kerja sama. Kami juga tetap memberikan edukasi dan pelatihan kepada petani sawit Aceh supaya TBS sawit yang kami bawa ke PKS menjadi lebih baik," pungkasnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.