TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Bunda PAUD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Fadhilah Sadat, meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah di SDN 016 Tanjung Jabung Barat, Kamis (16/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan transisi peserta didik dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan, sekaligus mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun.
Dalam kegiatan itu, Fadhilah didampingi Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Tanjung Jabung Barat beserta jajaran. Rombongan disambut Kepala SDN 016 dan para guru sebelum meninjau pelaksanaan MPLS di ruang kelas I.
Saat berinteraksi dengan para siswa baru, Fadhilah mengajak anak-anak bernyanyi, berbincang, dan menjawab pertanyaan ringan untuk membangun suasana belajar yang menyenangkan sejak hari pertama sekolah.
Ia juga menyerahkan secara simbolis pakaian olahraga kepada siswa kelas I sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan MPLS Ramah.
Fadhilah mengatakan masa pengenalan lingkungan sekolah merupakan tahap penting bagi anak dalam beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.
Karena itu, menurutnya, pelaksanaan MPLS harus mengedepankan pendekatan yang ramah anak, menyenangkan, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
"Melalui MPLS Ramah, kita ingin memastikan setiap anak memperoleh pengalaman belajar yang positif sejak hari pertama masuk sekolah. Dengan demikian, mereka akan lebih percaya diri, merasa nyaman, dan siap mengikuti proses pembelajaran sebagai bagian dari upaya mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun," katanya.
Fadhilah juga mengapresiasi SDN 016 Tanjung Jabung Barat yang dinilai telah menerapkan MPLS Ramah sesuai prinsip pembelajaran yang berpusat pada anak.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang peserta didik.
Ia berharap seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat mengoptimalkan pelaksanaan MPLS Ramah agar proses transisi dari PAUD ke SD berjalan lebih baik.
Langkah tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menciptakan ekosistem belajar yang mendukung perkembangan anak sejak jenjang pendidikan dasar. (*)
Baca juga: Jadwal Bioskop Jamtos 17 Juli 2026, The Odyssey hingga Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Baca juga: Kucing Terjebak Pipa Pembuangan, Damkartan Kota Jambi Bobol Saluran Demi 1 Nyawa