TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Batang Hari terus menunjukkan tren peningkatan positif, Jumat (17/7/2026).
Pada 2026 ini, geliat usaha masyarakat di tercatat telah menyentuh angka sekira 14 ribu unit usaha.
Capaian tersebut dilaporkan mengalami kenaikan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan total pelaku UMKM pada tahun 2025 lalu yang berjumlah di kisaran 13 ribu unit.
Kepala Bidang Usaha Kecil Menengah Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Batang Hari, Maryati mengatakan lonjakan pertumbuhan ini dipicu oleh masifnya pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi.
Hadirnya sejumlah pusat kuliner baru oleh pemerintah daerah dinilai sukses merangsang lahirnya para wirausaha baru.
"Peningkatan ini tidak terlepas dari hadirnya sejumlah pusat kuliner yang dibangun Pemkab," ujarnya.
Ia menyebut, beberapa titik strategis yang kini menjadi motor penggerak ekonomi kreatif tersebut di antaranya adalah kawasan kuliner di Meliuk dan kawasan Alun-Alun Muara Bulian.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah meresmikan pusat oleh-oleh khusus yang difungsikan sebagai wadah utama pemasaran produk-produk lokal.
Berdasarkan data pemetaan di lapangan, mayoritas pelaku usaha yang mengalami pertumbuhan pesat ini bergerak di sektor kuliner, mulai dari usaha makanan ringan, minuman kekinian, hingga rumah makan.
"Mayoritas UMKM yang tumbuh ini bergerak di sektor kuliner," katanya.
Guna menjaga keberlanjutan usaha masyarakat, Disdagkop UKM Batang Hari memastikan tidak hanya memberikan fasilitas tempat.
Pihaknya secara berkala terus memberikan program pembinaan, mulai dari pelatihan peningkatan kapasitas produksi, pendampingan manajemen usaha, hingga memfasilitasi akses permodalan ke pihak perbankan.
Ke depan, komitmen untuk memperluas ruang promosi dan kemudahan fasilitas bagi para pelaku usaha akan terus ditingkatkan agar komoditas lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
"Kami terus memfasilitasi akses permodalan melalui perbankan bagi pelaku usaha," jelasnya.
Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat struktur ekonomi masyarakat bawah, sehingga sektor UMKM benar-benar menjelma menjadi pilar utama penopang kestabilan ekonomi di Kabupaten Batang Hari.
"Target kami ke depan adalah memperluas fasilitas dan ruang promosi," pungkasnya. (Tribun Jambi/Khusnul Khotimah)
Baca juga: Kucing Terjebak Pipa Pembuangan, Damkartan Kota Jambi Bobol Saluran Demi 1 Nyawa
Baca juga: Eks Kabareskrim Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah Redam Isu Perang Bintang