Pamer IPK 3,86 Cum Laude UNJ, Roy Suryo Ultimatum Balik Ketum Gibranisti
Darwin Sijabat July 17, 2026 03:11 PM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Pakar telematika KRMT Roy Suryo kembali menunjukkan ketenangannya meski kembali dilaporkan ke pihak berwajib.

Tersangka kasus UU ITE ijazah Jokowi ini merespons santai langkah Ketua Umum Gibranisti, Taufiq Bilfaqih, yang mempolisikannya ke Polres Metro Jakarta Selatan atas tuduhan pencemaran nama baik.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2805/VII/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan, tertanggal Kamis (16/7/2026).

Perseteruan ini merupakan buntut dari polemik panas seputar validasi gelar S3 atau Doktoral Roy Suryo di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Taufiq, yang memimpin kelompok relawan pendukung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut, merasa difitnah oleh Roy Suryo yang menuding dirinya sebagai penyebar hoaks.

Pamer Bukti Resmi Kelulusan S3 dan IPK Mentereng

Menanggapi laporan tersebut, Roy Suryo tidak menunjukkan kepanikan sama sekali.

Saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (16/7/2026), mantan Menpora ini justru menantang balik pihak pelapor sembari membongkar rekam jejak akademiknya yang diklaim sangat memuaskan di UNJ.

“Ijazah ya gitu. Ijazahnya siapa? Ijazah saya? Bagus! Bagus!” seloroh Roy Suryo dengan nada santai kepada awak media.

Roy menegaskan bahwa dokumen kelulusan doktoralnya dari UNJ mutlak sah dan diperoleh melalui proses perkuliahan yang valid.

Baca juga: Menang atau Kalah Pekan Depan, Roy Suryo Resmi Daftar Praperadilan Ketiga

Baca juga: Jadwal Bioskop Jamtos 17 Juli 2026, The Odyssey hingga Takkan Kubiarkan Kau Menangis

Ia bahkan memamerkan salinan resmi dokumen akademik yang baru saja ia ambil dari pihak rektorat kampus.

“Ini ijazah asli saya, kopi resmi. Ini kopi dari asli ya, yang kemarin yang asli saya bawa. Kemarin fresh betul dari UNJ. Jadi artinya sah secara resmi Universitas Negeri Jakarta sudah kemudian menyerahkan dan tidak ada kesalahan apapun,” cetus Roy.

Guna membungkam keraguan publik, Roy secara blak-blakan membeberkan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan rincian transkrip nilai pada lembar akademiknya.

“Anda bisa baca berapa IP kumulatif saya? 3,86! Dan tidak ada nilai lain selain A dan B. B saya hanya dua dibandingkan dengan keseluruhannya A. Saya IPK-nya bukan 2 koma tapi 3,86 dan itu predikatnya adalah sangat memuaskan,” ungkap Roy penuh percaya diri.

Tim Hukum Siapkan Jerat Laporan Balik

Melihat langkah politik relawan Gibran tersebut, tim hukum Roy Suryo langsung memasang kuda-kuda.

Anggota Tim Hukum Roy Suryo, Abdul Gofur Sangaji, memperingatkan Taufiq Bilfaqih untuk berhitung ulang mengenai efek domino hukum yang bisa berbalik menyerang dirinya sendiri.

“Saya sebenarnya mengharapkan kepada yang melaporkan kalau bisa pikirkanlah langkah tersebut karena tentu akan berdampak hukum luar biasa. Kami tunggu pasal di apa dan pasal yang nggak boleh dilaporkan balik adalah kalau pasalnya adalah sama. Tapi kalau pasalnya berbeda atau apa tentu kami akan bisa laporkan,” jelas Gofur menganalisis strategi.

Sebagai penutup, Roy Suryo memberikan ultimatum keras bahwa ia tidak akan segan-segan menyeret Ketua Umum Gibranisti tersebut ke jalur hukum jika laporan di Polres Metro Jakarta Selatan tidak mampu dibuktikan di hadapan penyidik.

“Kita tunggu saja ya apa yang dilaporkan itu dan maka konsekuensinya adalah mereka-mereka yang melaporkan kalau tidak terbukti harus tanggung jawab. Nggak apa-apa, silakan laporkan dan kalau Anda tidak cabut laporannya itu nggak apa-apa, saya justru akan melakukan juga upaya hukum yang lain,” pungkas Roy mengunci pernyataannya.

Baca juga: Kedatangan Hotman Paris ke Jampidsus Kejagung Jadi Sorotan, Jadi Pengacara Febrie Adriansyah?

Baca juga: Iran Perintahkan Houthi Blokade Laut Merah Jika AS Bom Pembangkit Listrik

Baca juga: Akal-akalan QR Code Ganda di SPBU, Temuan BPH Migas di Jambi hingga Aceh

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.