Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan pusat Kota Bandar Lampung pada Minggu (19/7/2026).
Baca juga: Pangdam Kristomei Dukung Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Skor 2:1
Kebijakan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Street Festival dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung yang dipusatkan di kawasan Tugu Adipura.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama parade kendaraan hias dan parade budaya yang menjadi rangkaian utama peringatan HUT Kota Bandar Lampung.
"Untuk mendukung kelancaran Street Festival HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, kami akan memberlakukan pengalihan arus di sejumlah ruas jalan yang menjadi lintasan peserta. Kami mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan petugas," kata AKP Agustina Nilawati, Jumat (17/7/2026).
Adapun pengalihan arus kendaraan menuju kawasan Tugu Adipura meliputi:
Selain pengalihan arus, kepolisian juga memberlakukan sistem satu arah di sejumlah ruas jalan, yakni:
AKP Agustina menjelaskan rekayasa lalu lintas dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar meski terjadi peningkatan volume kendaraan di kawasan pusat kota selama kegiatan berlangsung.
Street Festival HUT ke-344 Kota Bandar Lampung dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB dengan titik awal kegiatan di kawasan Tugu Adipura.
Kegiatan tersebut akan dimeriahkan sekitar 80 kendaraan hias dari berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah, organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, BUMD, hingga sektor swasta.
Selain parade kendaraan hias, sebanyak tujuh kelompok seni budaya juga akan menampilkan atraksi yang menggambarkan kekayaan budaya Nusantara, khususnya budaya Lampung.
Festival ini turut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Polresta Bandar Lampung mengimbau masyarakat yang akan melintasi kawasan pusat kota pada Minggu siang hingga sore agar menyesuaikan waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan untuk menghindari kepadatan lalu lintas.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)