TRIBUNNEWS.COM - Ketika Manchester United memilih mendatangkan Youri Tielemans pada bursa transfer kali ini, tak sedikit yang meragukan keputusan tersebut.
Alasannya adalah soal usia sang pemain yang dianggap sudah terlalu tua untuk bergabung dengan Setan Merah.
Padahal perlu diingat, Tielemans saat ini baru berusia 29 tahun, dan akan berubah menjadi 30 tahun pada Mei tahun depan.
Namun dalam beberapa tahun ke belakang, justru kedatangan para pemain senior ini menjadi lumbung kesuksesan yang cukup mengejutkan bagi Manchester United.
Nama Casemiro dan Christian Eriksen menjadi pembuktian terbesar dari itu semua.
Casemiro datang saat usianya sudah 30 tahun dan menghabiskan masa-masa emasnya di Real Madrid.
Ia membuktikan bisa berdaptasi dengan liga dan gaya hidup baru di Inggris.
Pada akhirnya MU baru melepasnya setelah empat tahun menjalani kebersamaan yang luar biasa.
Baca juga: Pergerakan Bawah Radar Manchester United, Perburuan Lini Tengah Masih Berlanjut
Sedangkan Eriksen juga menawarkan kualitas di tengah MU yang sedang krisis identitas saat itu.
Youri Tielemans punya alasan suksesnya sendiri di Manchester United nanti.
Selain berpengalaman secara usia, ia juga punya perjalanan panjang di Liga Inggris sendiri.
Bahkan ia menjadi salah satu penggawa penting dari cerita Cinderella Leicester City yang menjuarai kompetisi Premier League pada 2015/2016.
Sayangnya setelah keberhasilan itu performa Tielemans cenderung menurun.
Leicester City bahkan melepasnya secara gratis pada 2023 lalu.
Aston Villa kemudian datang memberikan sambutan dan memberikan tempat di tim utama.
Perlahan, Tielemans matang secara permainan dan jiwa kepemimpinan dengan didapuk sebagai kapten tim pada musim lalu.
Pasang surut yang dialami Tielemans bakal mendapatkan ujian sesungguhnya ketika ia berseragam Manchester United musim depan.
Selayaknya pemain yang sudah kenyang pengalaman, ia tak mundur.
Justru ia semakin bersemangat dengan tantangan besar yang akan dihadapi di Old Trafford nantinya.
"Saya rasa ini adalah langkah yang besar untuk saya. Klub ini berada di tempat yang luar biasa san saya merasa mereka memiliki ambisi yang luar biasa," ucap Tielemans dikutip dari laman resmi klub.
"Di dalam tim, terdapat banyak pemain berkualitas dan saya merasa ini adalah langkah yang tepat bagi saya untuk mendorong diri dan harapannya bisa mendapatkan gelar di sini."
"Saya sangat senang dan tidak sabar untuk segera memulai petualangan, bertemu rekan-rekan, dan bermain bersama," paparnya.
Tielemans memang tak akan langsung bergabung dengan pasukan Setan Merah.
Ia akan menghabiskan beberapa saat untuk berlibur dan memulihkan kondisi setelah tampil di Piala Dunia bersama Timnas Belgia.
Dirinya akan menyusul anggota tim lain yang bersiap menerjang agenda pramusim klub nantinya.
"Saya memiliki pengalaman luas, saya berusia 29 tahun dan siap untuk terus mengambil langkah maju dan besar di karier saya," ujar Tielemans.
"Klub ini menginginkan kesuksesan dan kemenangan, harapannya, saya bisa tampil baik di lapangan dan itulah alasan saya datang ke sini."
"Mengemban tugas sebagai salah satu pemimpin sangat sesuai dengan saya. Saya mendapati itu sangat natural terjadi dan harapannya saya bisa membawanya juga di sini," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Guruh)