WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sebanyak 7.000 jemaah umrah dilayani setiap hari melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah seluruh layanan penerbangan umrah dipusatkan di terminal tersebut.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan jumlah jemaah yang berangkat maupun tiba dari Tanah Suci relatif stabil dalam sepekan terakhir.
"Rata-rata jumlah jemaah umrah di Bandara Soekarno-Hatta sekitar 7.000 penumpang per hari yang sebelumnya tersebar di Terminal 3 dan kini seluruhnya sudah melalui Terminal 2F," ujar Heru, Jumat (17/7/2026).
Menurut Heru, pemindahan layanan keberangkatan jemaah umrah ke Terminal 2F telah rampung dan berlangsung lancar.
Baca juga: Titiek Soeharto Pertanyakan Permenhut Ditandatangani Saat Menteri Kehutanan Sedang Umrah
Proses transisi dilakukan secara bertahap mulai 1 hingga 10 Juli 2026. Kini seluruh maskapai yang melayani penerbangan umrah rombongan telah beroperasi melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.
Maskapai yang telah melayani keberangkatan umrah melalui Terminal 2F antara lain Loong Air, Hainan Airlines, Saudi Arabian Airlines, Scoot, Turkish Airlines, Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates, dan Etihad Airways.
Pemindahan layanan tersebut mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026 dan Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026.
"Alhamdulillah sejak awal tahapan perpindahan layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F sampai dengan sepekan ini telah berjalan dengan lancar," kata Heru.
Baca juga: Seluruh Keberangkatan Umrah Rombongan Kini Terpusat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta
Ia mengapresiasi dukungan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat sehingga proses transisi berlangsung tertib tanpa mengganggu pelayanan penumpang reguler.
Menurutnya, pemindahan dilakukan setelah mempertimbangkan kesiapan maskapai, operator bandara, perusahaan ground handling, hingga penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU).
"Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan demi mendukung penyelenggaraan ibadah umrah yang aman, tertib, nyaman, serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh jemaah," ujarnya.
Sementara itu, Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan, mengatakan pemusatan layanan di Terminal 2F bertujuan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, tertata, dan terintegrasi bagi jemaah.
Ia menyebut seluruh tahapan implementasi berjalan sesuai rencana berkat koordinasi antara regulator, maskapai, PPIU, serta seluruh pemangku kepentingan di Bandara Soekarno-Hatta.
"Alhamdulillah implementasi layanan terpusat di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F berjalan dengan lancar. Seluruh proses pelayanan, mulai dari kedatangan jemaah, check-in, pemeriksaan keamanan hingga keberangkatan dapat berlangsung dengan baik," kata Yudis.