Klarifikasi Aisyah Zakiyyah Soal Ponakan Menteri PU Dody Hanggodo Jadi di Komisaris: Isu Dari Mana
Dedy Qurniawan July 17, 2026 09:30 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Aisyah Zakiyyah diisukan menjadi keponakan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo yang kini menjabat sebagai Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP.

Isu tersebut dibantah oleh Aisyah Zakiyyah maupun Dody Hanggodo.

Aisyah Zakiyyah menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan keluarga dengan Menteri PU tersebut sebagaimana isu yang ramai diperbincangkan.

Menurut Aisyah, selama ini dirinya menempuh pendidikan melalui jalur beasiswa dan membangun karier secara profesional sebelum bergabung di lingkungan Kementerian PU.

Ia mengungkapkan pernah menempuh pendidikan sarjana di Gunma University, Jepang, melalui Mitsubishi Scholarship.

Setelah itu, Aisyah melanjutkan studi magister di Macquarie University, Sydney, Australia.

Baca juga: Rekam Jejak Hotman Paris jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie, Sederet Kasus Besar Pernah Ditangani

"Ya itu dia, entah dari mana isu itu. Saya S1-nya di Jepang, S2-nya saya di Australia. Di Jepang saya pakai Mitsubishi Scholarship," ujar Aisyah.

Saat kembali ditanya apakah dirinya merupakan keponakan Menteri PU, Aisyah kembali menepis anggapan tersebut.

Sebelumnya, beredar potongan video wawancara Aisyah bersama Akbar Faizal yang direkam pada 15 Juli 2025.

Video tersebut diunggah ulang di media sosial dan kembali menarik perhatian publik.

Dalam perbincangan itu, Akbar secara langsung menanyakan kabar yang mengaitkan Aisyah dengan hubungan keluarga Menteri PU.

Ia mempertanyakan apakah benar jabatan komisaris yang diterima Aisyah berkaitan dengan statusnya sebagai keponakan Dody Hanggodo.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Aisyah dengan tegas membantah kabar yang beredar di tengah masyarakat.

Ia mengaku tidak mengetahui asal mula kabar tersebut.

Bantahan Menteri PU

Menteri PU Dody Hanggodo juga telah merespons isu yang mengaitkan dirinya dengan Aisyah Zakiyyah.

Menurut Dody, isu tersebut berkembang di media sosial tanpa disertai bukti yang dapat diverifikasi.

Aisyah Zakiyyah sendiri resmi diangkat sebagai Komisaris PT PP melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 19 Mei 2026.

Di perusahaan BUMN karya tersebut, Aisyah mendapat tugas mengawasi bidang pengembangan sumber daya manusia, talent management, perencanaan suksesi, sistem remunerasi, serta struktur organisasi perusahaan.

Pengangkatan Aisyah sebagai komisaris BUMN konstruksi memicu berbagai tanggapan di media sosial.

Baca juga: Sosok Mufti Anam, Anggota DPR Soroti Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 Triliun

Isu tersebut berkembang luas tanpa disertai penjelasan maupun bukti yang dapat diverifikasi, sehingga memunculkan berbagai spekulasi di ruang publik.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo akhirnya angkat bicara mengenai isu yang menyebut Aisyah sebagai keponakannya.

Ia bahkan mengadakan sayembara untuk menepis soal tudingan tersebut.

"Yang bisa membuktikan Aisyah adalah keponakan saya, akan saya beri hadiah umroh gratis, kalau dia beragama Islam," kata Dody.

Aisyah Zakiyyah juga memberikan respons serupa ketika ditanya mengenai dugaan hubungan keluarganya dengan Dody.

Ia ikut mengajukan tantangan pembuktian dengan hadiah umrah gratis.

Meski demikian, baik Dody maupun Aisyah tidak secara eksplisit menyatakan apakah mereka memiliki hubungan keluarga atau tidak.

Keduanya hanya menegaskan tantangan kepada siapa pun yang dapat membuktikan tudingan tersebut.

Sosok Aisyah Zakiyyah

Aisyah resmi diangkat sebagai Komisaris PTPP melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 19 Mei 2026.

Dalam keputusan tersebut, ia menggantikan Ernadhi Sudarmanto yang diberhentikan dengan hormat.

Aisyah Zakiyyah lahir di Jakarta pada 30 Desember 1993.

Meski usianya tergolong muda, ia memiliki rekam jejak pendidikan di perguruan tinggi luar negeri.

Dirangkum dari keterangan resmi Kementerian PU, Aisyah Zakiyyah meraih gelar Sarjana Applied Chemistry and Biochemistry dari Gunma University, Jepang, pada 2015.

Setelah itu, Aisyah melanjutkan studi ke Macquarie University, Sydney, Australia, dan memperoleh gelar Magister International Communication pada 2018.

Sebelum bergabung dengan birokrasi pemerintahan, Aisyah sempat meniti karier di sektor swasta. Ia pernah menjabat sebagai Manajer E-Commerce dan Marketing Lingble Ltd., di Singapura.

Setelah itu, Aisyah bergabung dengan PT Toyota Tsusho System Indonesia sebagai Team Leader Sales Division pada periode 2023–2024.

Kariernya kemudian berlanjut sebagai Director and Strategic Planner di PT Lumintoo Sukses Incomso, perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultasi Teknologi Informasi, pada periode 2024–2025.

Sejak 2025, Aisyah diangkat menjadi Tenaga Ahli Menteri sekaligus Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Posisi tersebut diembannya sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Komisaris PT PP.

Di perusahaan BUMN karya tersebut, Aisyah mendapat tugas mengawasi bidang pengembangan sumber daya manusia, talent management, perencanaan suksesi, sistem remunerasi, serta struktur organisasi perusahaan.

(Bangkapos.com/TribunJakarta.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.