SRIPOKU.COM, BATURAJA - Memasuki hari ke-5 sekolah, harga telur ayam naik dari Rp23.000 per kg naik menjadi Rp27.000 per kg.
Pantauan Sripoku.com di sejumlah warung dan penjual telur di Kota Baturaja, Jumat (17/7/2026), sejumlah pedagang telur sudah menaikkan harga terhitung anak-anak masuk sekolah.
Seperti di Toko Manisan Asia di Kecamatan Baturaja Timur, harga telur sudah naik menjadi Rp27.000 per kg.
“Tepatnya setelah dapur MBG aktif lagi, harga telur juga naik,” keluh salah seorang pembeli.
Selama musim libur sekolah, memang tidak ada permintaan dari SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gratis).
Baca juga: Dapur Program Makan Bergizi Gratis Aktif Lagi, Harga Telur Ayam di Baturaja Merangkak Naik
Namun setelah masuk sekolah SPPG kembali aktif dan mulai memesan telur untuk menu MBG.
Terpisah, Rio (31) seorang agen telur terbesar di Baturaja membenarkan ada kenaikan harga telur.
”Naik dari Rp22.000/kg menjadi Rp23.000/kg dan sekarang naik lagi menjadi Rp26.000/kg,” kata Rio.
Rio menyebutkan sebelumnya masa libur sekolah, permintaan telur memang menurun, karena agen-agen tidak berani menanggung risiko kalau telur rusak apalagi harga memang tidak stabil.
Namun setelah memasuki musim sekolah, stok telur 1 ton laku terjual hanya dalam waktu sehari. Sebaliknya saat musim libur 1 ton telur baru habis 3 sampai 4 hari.
Terpisah sejumlah emak-emak yang sudah datang ke agen telur mengaku agak kecewa karena harga telur sudah bergerak naik lagi.
“Biasonyo kalau sudah naik ini terus akan naik, siap-siap bae ngatur uang belanjo,” kata Ny Nita.