TRIBUNWOW.COM - Persaingan gelar dunia MotoGP 2026 memasuki paruh kedua musim dengan situasi yang semakin sengit setelah lima pembalap teratas hanya dipisahkan 24 poin.
Hal ini menjadikan setiap balapan tersisa sebagai faktor krusial dalam perebutan titel juara dunia.
Perubahan besar terjadi sejak GP Italia di Mugello pada Mei 2026 ketika Marco Bezzecchi memimpin klasemen dengan keunggulan 17 poin atas Jorge Martin setelah meraih kemenangan.
Namun, momentum tersebut hilang setelah ia hanya mengoleksi 13 poin dari empat Grand Prix berikutnya sebelum mengalami cedera patah tulang selangka kiri di Sachsenring.
Jorge Martin kemudian mengambil alih puncak klasemen dengan keunggulan 14 poin atas Ai Ogura.
Baca juga: MotoGP 2026: Hanya Tertinggal 14 Poin, Ai Ogura Siap Kudeta Jorge Martin di Paruh Kedua
Di sisi lain, Marc Marquez terus menunjukkan tren positif setelah memenangi tiga dari empat balapan terakhir (GP Hungaria, GP Ceko, GP Jerman, dan kalah di GP Belanda) sehingga memangkas selisih menjadi 18 poin dari Martin.
Ai Ogura juga muncul sebagai kandidat serius dalam perebutan gelar setelah tampil konsisten di beberapa balapan terakhir, mengantarkannya menjadi kekuatan utama Aprilia sekaligus membayangi Martin di klasemen sementara.
Meski kembali berada di posisi teratas, Martin masih menghadapi tantangan besar bersama Aprilia RS-GP setelah mengakui adanya kendala pada bagian depan motor.
Sementara para rival seperti Fabio Di Giannantonio, Pedro Acosta, Francesco Bagnaia, Raul Fernandez, hingga Alex Marquez masih berpeluang mengubah peta persaingan.
Baca juga: Profil Rider Langka MotoGP Asal Afrika Selatan yang Sukses Lampaui Rekor Legenda 55 Tahun Silam
Dengan delapan pembalap teratas hanya terpaut 65 poin dan rangkaian balapan menuju final Valencia masih terbuka lebar.
Paruh kedua MotoGP 2026 diprediksi menghadirkan pertarungan dramatis hingga penentuan gelar dunia.
Meski Jorge Martin memimpin di klasemen sementara saat ini, Martin belum sepenuhnya aman.
Pebalap Trackhouse Racing, Ai Ogura (Rookie Seansasional) jadi ancaman terdekat setelah meraih finis kedua di GP Jerman.
Ogura memiliki jarak poin yang cukup dekat dengan Martin, yaitu 14 poin.
Selain itu ada Marc Marquez yang mengalami kebangkitan setelah meraih hasil sempurna lewat kemenangan ganda sprint race dan balapan utama di GP Jerman bersama Ducati Lenovo Team.
Tambahan 37 poin mutlak ini memamngkas jaraknya dengan Martin menjadi 18 poin saja.
Baca juga: Profil Francesco Bagnaia: Tolak Tawaran Rp200 M Honda & Yamaha, Malah Pilih Aprilia di MotoGP 2027
Setelah menjuarai di posisi pertama pada balapan utama maupun balapan sprint di GP Prancis 2026, Martin mengalami penurunan performa.
Dikutip dari crash.net, Martin mengatakan, masalah utama terletak pada perubahan setelan motor Aprilia RS-GP miliknya.
Tim mekanik menerapkan setelan baru yang kontras dibandingkan konfigurasi motor yang ia gunakan saat mendominasi di awal musim.
“Saya rasa sekarang kita sudah cukup jauh dari motor yang kita gunakan di awal musim di Austin, di Brasil, di Le Mans,” katanya.
1. Jorge Martin 208 poin
2. Ai Ogura 194
3. Marc Marquez 190
4. Marco Bezzecchi 186
5. Fabio Di Giannantonio 184
6. Raul Fernandez 159
7. Pedro Acosta 148
8. Francesco Bagnaia 143
9. Alex Marquez 87
10. Luca Marini 79
(Tribunwow.com/Peserta Magang dari Upitra Surakarta/Serviam Satria Dharma)