SURYA.CO.ID, GRESIK – Langkah proaktif Polres Gresik menghadirkan gerai pelayanan SKCK keliling langsung di pusat perbelanjaan sukses memotong birokrasi berbelit dan mempermudah ribuan pencari kerja lokal dalam melengkapi berkas administrasi lamaran mereka secara instan.
Kehadiran layanan jemput bola di tengah pelaksanaan bursa kerja itu langsung mendapat respons positif dari berbagai kalangan tokoh nasional hingga pejabat daerah.
Strategi inovatif itu dinilai menjadi solusi nyata yang sangat efektif bagi efisiensi waktu masyarakat.
Baca juga: Tiga Residivis Komplotan Maling Trafo PLN Dibekuk, Polres Gresik Diganjar Penghargaan Ini
Sementara Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, kehadiran gerai SKCK keliling merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Gresik di bidang ketenagakerjaan.
Menurutnya, layanan itu dihadirkan agar masyarakat yang sedang mencari pekerjaan dapat mengurus SKCK secara cepat, mudah dan efisien di lokasi kegiatan.
"Pelayanan SKCK di lokasi Job Fair, merupakan bentuk dukungan penuh Polres Gresik kepada masyarakat yang sedang berikhtiar mencari pekerjaan. Kami ingin memberikan kemudahan, kecepatan dan efisiensi, agar para pencari kerja bisa langsung memenuhi persyaratan dokumen yang dibutuhkan perusahaan secara praktis," kata Kapolres AKBP Ramadhan.
Baca juga: Delapan SPPG Digugat PT BPK Berharap Majelis Hakim PN Gresik Menolak Gugatan Penggugat
Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, Pemerintah Daerah terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai program, termasuk 'Jaga Migran' untuk meningkatkan kepatuhan dokumen pekerja migran serta pelatihan kerja yang terhubung langsung dengan sekolah dan perusahaan.
"Melalui kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Kepolisian, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan, Gresik Job Fair Tematik 2026 ini diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja, menekan angka pengangguran, serta menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan selaras dengan kebutuhan industri," kata Bupati Yani.