BANGKAPOS.COM, BANGKA – Kecelakaan maut menewaskan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Desa Jelutung I, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB bermula ketika truk pengangkut ratusan karung beras tiba-tiba mengalami mati mesin saat melintasi tanjakan.
Truk yang tidak berhasil dihidupkan kembali itu kemudian meluncur mundur hingga menabrak sepeda motor di belakangnya.
Pemotor seorang perempuan membawa gerobak berisi obat herbal dan jamu itu terlindas hingga meninggal dunia.
Kapolres Bangka Tengah AKBP Samuel Simanjuntak melalui Kasi Humas Ipda Dedi Sudrajat mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula saat truk Toyota Dyna warna biru putih bernomor polisi BN 8295 PW melaju dari arah Koba menuju Pangkalpinang.
Saat itu truk dikemudikan melintas di jalan raya depan Masjid Al-Qodar Desa Jelutung, Kecamatan Namang.
"Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menanjak, kendaraan tersebut mengalami mati mesin. Pengemudi sempat berupaya menghidupkan kembali mesin, namun tidak berhasil sehingga kendaraan bergerak mundur," kata Dedi kepada Bangkapos.com, Jumat (17/07/2026).
Pada saat bersamaan, tepat di belakang truk melaju sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 6829 GE yang dikendarai seorang perempuan.
Akibat truk yang bergerak mundur, sepeda motor beserta pengendaranya terseret hingga terlindas.
"Akibat kendaraan mundur, sepeda motor beserta pengendaranya terseret dan terlindas. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia," jelas Dedi.
“Korban kemudian dievakuasi ke RS Pratama Sungkap untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya. Sementara pengemudi truk dilaporkan tidak mengalami luka,” kata Dedi.
Dedi mengatakan truk tersebut mengangkut sekitar 200 karung beras.
Dugaan truk mati mesin masih merupakan hasil penyelidikan awal.
Satlantas Polres Bangka Tengah masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Jelutung, Kecamatan Namang. Saat ini Satlantas Polres Bangka Tengah telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan," kata Dedi.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum digunakan, terutama saat melintasi jalur menanjak maupun menurun.
"Pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan, terutama saat melintasi jalur menanjak maupun menurun. Selalu jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, gunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, lengkapi surat-surat kendaraan, serta patuhi seluruh aturan lalu lintas. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," kata Dedi.
Sopir Truk Menangis
Sopir truk Toyota Dyna yang mengalami kecelakaan di depan Masjid Al-Qodar, Desa Jelutung I, tertunduk dan menangis.
Mobil truk yang dibawanya tak kuat menaiki tanjakan di jalan tersebut, mundur dan terguling lalu menabrak pengendara motor hingga tewas.
Beras yang berada di bak truk yang dibawanya pun berhamburan keluar.
Ia menundukkan kepala sambil menangis dan memandangi kendaraannya yang masih berada di lokasi kejadian.
Dengan suara lirih dan tangan yang tampak gemetar, pria tersebut mengaku takut menghadapi proses hukum setelah kecelakaan yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor.
"Takut bang," ucapnya singkat kepada Bangkapos.com.
Usai mengucapkan kalimat itu, ia kembali meringkuk di pinggir jalan sambil menunggu proses evakuasi kendaraan selesai.
Usai kecelakaan, proses evakuasi pun dilakukan. Warga sekitar pun ikut membantu memindahkan satu per satu karung beras ke truk lain agar kendaraan yang terlibat kecelakaan dapat dievakuasi dari lokasi.
Yanto, warga yang ikut membantu memindahkan muatan, mengatakan beras tersebut berasal dari Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.
"Muatannya sekitar 250 karung. Satu karung beratnya kurang lebih 50 kilogram, jadi totalnya sekitar 12,5 ton. Beras ini dibawa dari Desa Rias, Bangka Selatan," kata Yanto.
Informasi yang dihimpun Bangkapos.com di TKP menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di tanjakan Jalan Raya Desa Jelutung I.
Truk diduga tidak kuat menanjak sehingga berjalan mundur dan menabrak seorang perempuan yang mengendarai Honda Beat dengan gerobak berisi obat herbal dan jamu.
Korban terperosok ke selokan di pinggir jalan dan meninggal dunia sebelum dievakuasi ke rumah sakit.
Hingga pukul 17.00 WIB, Unit Laka Satlantas Polres Bangka Tengah masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
(Bangkapos.com/Erlangga)