Laporan Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Kementerian Koperasi (Kemenkop) Republik Indonesia mengkonfirmasi 60 persen calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diisi oleh perempuan. Saat ini seluruh calon manajer KDKMP dengan jumlah 29.830 tengah menjalani pelatihan hingga sertifikasi sampai 31 Juli 2026.
"Jadi hampir 30 ribu saat ini tengah melakukan pelatihan serentak di berbagai daerah, memang 60 persennya perempuan," kata Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, di Pusdik Armed, Kota Cimahi, Jumat (17/7/2026).
Ferry mengungkapkan, pembangunan fisik sekitar 35.000 KDKMP diperkirakan rampung bulan Agustus 2026. Hal itu selaras dengan jadwal penyebaran manajer KDKMP yang akan dilakukan pada minggu pertama Agustus.
Baca juga: Manajer Koperasi Merah Putih akan Disebar Awal Agustus 2026, Prioritas Penempatan Sesuai Domisili
"Minggu pertama Agustus akan mulai penempatan ke Desa dan Kelurahan, kan sesuai dengan proses pembangunan fisik sekitar 35 ribuan Agustus sudah selesai," ungkapnya.
Sebelumnya, sebanyak 29.830 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tengah mengikuti rangkaian pelatihan hingga sertifikasi. Pelatihan dan sertifikasi dijadwalkan tuntas pada 31 Juli yang kemudian dilanjutkan dengan penempatan para manajer KDKMP yang dijadwalkan berlangsung minggu pertama Agustus 2026.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi pada Kemenkop Republik Indonesia, Destry Anna Sari mengatakan, saat ini Kemenkop masih melakukan inventarisasi jumlah KDKMP siap operasional.
"Lokasi yang sudah siap sedang kita identifikasi ulang, sebelum penempatan," kata Destry di Pusdik Armed, Kota Cimahi, Jumat (17/7/2026).
Destry mengungkapkan, penempatan para manajer KDKMP akan diprioritaskan sesuai domisili. Penempatan akan dilakukan secara berjenjang sesuai dengan kesiapan KDKMP di masing-masing desa atau kelurahan.
"Nanti akan ditempatkan sesuai desanya, tapi jika ada dua atau lebih (manajer dari desa yang sama) nanti berputarnya kecamatan, kabupaten, provinsi, jadi berjenjang," ungkapnya.
Baca juga: Menilik Pelatihan Ribuan Calon Manajer Koperasi Merah Putih di Pusdik Armed Cimahi
Destry menambahkan, calon manajer KDKMP saat ini tengah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi dan sertifikasi secara serentak. Pelatihan diikuti 29.830 peserta yang tersebar di 15 komando latihan, 61 satuan pendidikan, dan 451 kelas.
Kurikulum pelatihan mencakup 90 jam pelajaran dengan 12 modul, 42 materi, dan 10 unit kompetensi untuk keperluan uji sertifikasi para calon manajer KDKMP.
"Fokus materi bagaimana mengenali potensi desa masing-masing, potensi usaha, yang paling utama bagaimana mengelola komunikasi, lalu ada sertifikasi yang sudah diakreditasi BNSP, ada 10 materi jadi standarnya akan sama, kalau belum lulus akan kami beri kesempatan untuk mengulang, sampai lulus sesuai standar," pungkasnya.