TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Pasangkayu menggelar Gerakan Wisata Bersih (GWB) di kawasan Pantai Muara, Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan destinasi wisata yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, aparat, dan masyarakat.
Aksi gotong royong itu melibatkan Pemerintah Kecamatan Tikke Raya, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tikke Raya, PT Astra, Yonif TP 874/VSG, sejumlah pemangku kepentingan di Kecamatan Tikke Raya, serta warga sekitar.
Baca juga: BMKG Prediksi Cuaca Sulbar Hari Ini, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Pasangkayu hingga Mamasa
Baca juga: Sekda Pasangkayu: Pensiun Bukan Akhir Pengabdian, ASN Diminta Tetap Berkontribusi untuk Daerah
Seluruh peserta bergotong royong membersihkan kawasan Pantai Muara yang merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Pasangkayu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasangkayu, Windah, mengatakan Gerakan Wisata Bersih tidak hanya berfokus pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian kawasan wisata.
"Kebersihan kawasan wisata bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama," ujar Windah.
Ia menilai semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi modal penting dalam menjaga kualitas destinasi wisata di daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, stakeholder, pelaku usaha, dan masyarakat akan memberikan dampak positif terhadap pengelolaan objek wisata, sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung.
Selain kegiatan gotong royong, Disbudpar Pasangkayu juga menyiapkan sejumlah langkah lanjutan sebagai bagian dari program Gerakan Wisata Bersih.
Program tersebut meliputi penyediaan sarana kebersihan, pembangunan gazebo, edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat, peningkatan kebersihan fasilitas toilet, hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan wisata agar ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Windah menegaskan, Gerakan Wisata Bersih akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan serta pelaku usaha pariwisata sebagai mitra strategis.
Ia berharap kolaborasi tersebut mampu menciptakan destinasi wisata yang semakin tertata, memberikan pengalaman yang nyaman bagi pengunjung, sekaligus meningkatkan daya saing sektor pariwisata Kabupaten Pasangkayu.
"Harapannya, Pantai Muara dan destinasi wisata lainnya di Pasangkayu semakin bersih, indah, dan menjadi tujuan wisata yang diminati masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah," tutupnya.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan