TRIBUNNEWS.COM - Konflik yang terjadi antara presenter Ruben Onsu dan Sarwendah turut menjadi sorotan mantan manajer, Nanda Persada.
Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah berawal dari sang presenter yang merasa dipersulit bertemu anak.
Hingga pada Desember 2025, Ruben memutuskan berhenti memberi nafkah bulanan Rp225 juta.
Keputusan Ruben tersebut memantik amarah Sarwendah hingga ia beberapa kali melontarkan sindiran dan kata kasar julukan 'cong' terhadap sang presenter.
Belakangan terungkap hinaan 'cong' tersebut sudah ada sejak keduanya masih menikah.
Mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada pun menjelaskan soal alasan Ruben tidak langsung speak up terkait hal itu.
Menurut Nanda, pemilik nama lengkap Ruben Samuel Onsu itu memilih memendam semua permasalahannya, hingga puncaknya pada perceraian.
"Cerita itu kan sebelum Ruben berpisah, katanya udah seperti itu."
"Nah itu yang aku bilang mendem, ya mungkin itu salah satu alasannya untuk tidak bersama lagi mungkin," ungkap Nanda, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (18/7/2026).
Setelah berpisah julukan tersebut masih terlontar dari bibir Sarwendah, Ruben pun geram hingga membongkar permasalahannya ke publik.
"Itu masih dilakukan juga. Akhirnya dia speak up," lanjutnya.
Baca juga: Pengacara Ruben Onsu Sindir Sarwendah, Unggah Pesan soal Ketaatan pada Perjanjian
Atas hal itu, para sahabat menyayangkan keputusan kakak Jordi Onsu yang tidak langsung buka suara.
"Makanya banyak teman-teman yang nggak nyangka dan negur Ruben, kenapa nggak cerita dari dulu sih."
"Teman-teman pengin bantu gitu kalau memang diperlukan," kata Nanda.
Ruben mengaku kepada Nanda awalnya dia merasa kuat, namun ternyata kesabaran ayah tiga anak itu telah habis menghadapi tabiat Sarwendah.
"Cuma Ruben kan tipikalnya, 'ya gue pikir gue kuat, ternyata gue nggak sekuat itu'," ujar Nanda.
Adapun langkah Ruben berlanjut pada gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sidang perdana telah digelar pada Rabu, (15/7/2026), dengan dihadiri Sarwendah, sementara Ruben absen.
Pihak Ruben Onsu yang diwakili kuasa hukumnya Minola Sebayang membantah tudingan kliennya tidak serius dalam perkara gugatan hak asuh anak.
Pasalnya, Ruben mangkir pada sidang perdana dengan alasan sibuk bekerja.
Pihak Minola menyatakan prinsipal tidak memiliki kewajiban hadir saat sidang perdana.
Mengingat agenda sidang masih dalam tahap pemeriksaan legal standing atau kedudukan hukum masing-masing pihak, antara penggugat dan tergugat.
"Tidak ada kewajiban para pinsipal untuk hadir saat sidang pertama. Jadi kalau ada yang mengatakan 'Ruben nggak serius', nggak serius bagaimana?" jawab tegas Minola di hadapan awak media, dikutip Tribunnews Jumat (17/7/2026).
Ia pun mempertanyakan soal keseriusan prinsipal saat menggugat hak asuh anak tidak, hanya dilihat dari kehadiran Ruben saat sidang.
Namun perjuangan dan keseriusan Ruben menggugat hak asuh anak, bisa dilihat dari argumentasi hukum hingga saksi yang nanti dihadirkan saat sidang berikutnya.
Ia pun membantah, prinsipal akan dimenangkan karena dinilai lebih sering hadir saat sidang.
"Apakah keseriusan orang berperkara itu hanya ditentukan dari kehadiran prinsipalnya? kan nggak to."
"Apakah kalau prinsipalnya hadir terus dia dianggap niat dan perjuangan, nggak to."
"Perjuangan itu akan dibuktikan selama proses persidangan dari awal sampai akhir, bukan hanya kehadiran, tapi dari argumentasi hukum, dari bukti dan dari saksi. Bukan dari keadilan."
"Emang di mana sih ada proses persidangan yang diputuskan karena prinsipalnya rajin hadir lalu dimenangkan?" papar Minola panjang lebar.
Baca juga: Sarwendah Siap Pertahankan Hak Asuh Anak, Eks Manajer: Bingung Arahnya ke Mana Ya?
Di sisi lain, mantan istri Ruben, Sarwendah terlihat hadir mengikuti jalannya sidang perdana di PN Jaksel.
Dikatakan kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Wendah sapaan akrabnya hadir sidang sebagai bukti keseriusan dalam perkara hak asuh anak.
"Wendah datang hari ini menunjukkan dia serius akan persidangan ini," ucap Chris kepada awak media setibanya di PN Jaksel pada Rabu pagi.
"Dia akan all out untuk bisa mempertahankan hak asuh anaknya agar tetap di dia," lanjutnya.
Senada dengan Chris, Wendah sempat menyatakan alasannya hadir dalam sidang perdana demi kebahagiaan anak.
Pun ia juga ingin membuktikan diri menjadi warga negara yang baik.
"Saya sebagai warga negara yang baik hadir (sidang)," ungkap Sarwendah kepada Tribunnews.
"Sebagai seorang ibu dari dulu sampai sekarang tidak pernah berubah menurut saya. Yaitu kebahagiaan anak, membuat anak merasa nyaman," tutupnya.
(Tribunnews.com/Yurika/Ayu)