TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jamin Ginting Kilometer 44 Kelurahan Sikeben, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Jumat (17/7/2026).
Kecamatan Sibolangit terletak di kawasan berbukit-bukit, berjarak sekira 50 kilometer dari Kota Medan, melansir bps.go.id.
Batas-batas Kecamatan Sibolangit yakni disebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Pancurbatu, di sebelah Selatan dengan Kabupaten Karo.
Kemudian di sebelah Barat dengan Kecamatan Kutalimbaru, dan di sebelah Timur dengan Kecamatan Namorambe.
Sibolangit terkenal dengan udaranya yang sejuk. Tempat ini menjadi tujuan wisata populer karena memliki cagar alam dan hutan lindung.
Insiden maut yang terjadi di Kecamatan Sibolangit pada Jumat, melibatkan sembilan kendaraan.
Sebanyak empat orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun tersebut.
Sementara delapan orang lainnya mengalami luka-luka.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) mengungkap detik-detik kecelakaan beruntun itu terjadi.
Melansir Tribun-Medan.com, polisi telah mengantogi dan menganalisis rekaman CCTV dari sebuah Rumah Makan Garuda di sekitar lokasi kejadian.
Dari rekaman itu, terungkap urutan peristiwa kecelakaan maut terjadi.
Baca juga: Kecelakaan di Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Polisi Sebut Truk Air Mineral Alami Rem Blong
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatra Utara (Sumut), Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe mengatakan, rekaman CCTV itu menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan kecelakaan tersebut.
"Memang sang sopir membawa truk dengan laju kendaraan cukup tinggi."
"Sehingga semua orang bisa kita lihat berhamburan, dan dentuman keras terjadi," ucap Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (17/7/2026).
Dalam rekaman CCTV terlihat, truk tronton bermuatan air mineral melaju kencang dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan.
Saat tiba di lokasi kejadian, sopir truk dikejutkan dengan antrean kendaraan yang sedang terjebak kemacetan panjang di depannya.
Diketahui, kondisi jalan di lokasi kejadian landai menurun.
Sopir truk tronton sempat berupaya keras menginjak pedal remnya.
Namun, sistem pengereman ternyata tidak berfungsi alias blong.
Truk tronton pun melaju tak terkendali di jalur menurun.
Tampak sejumlah pengendara dan warga yang berada di sekitar lokasi berhamburan menyelamatkan diri.
Nahas, benturan keras pertama tidak terhindarkan.
Truk tronton menghantam keras bagian belakang kendaraan di depannya.
Akibat benturan itu, truk tronton mengalami pecah ban di bagian roda.
Sopir yang panik kemudian membanting setir ke arah kiri dan menyebabkan badan truk tronton terguling melintang di tengah jalan.
Baca juga: Hasil Olah TKP Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, Sopir dan Kernet Truk Air Mineral Diamankan
Saat posisi terguling itu, beban muatan dan badan kendaraan truk menyapu serta menghimpit kendaraan lain di depannya secara beruntun.
Total ada sembilan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Delapan di antaranya merupakan kendaraan yang melaju serah menuju Kota Medan.
Sementara satu kendaraan lainnya dari arah berlawanan tengah melaju menuju arah Bandar Baru.
Dikutip dari Tribun-Medan.com, berikut daftar 12 korban kecelakaan beruntun di Sibolangit:
Meninggal dunia:
Korban luka:
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, Tribun-Medan.com/Haikal Faried Hermawan/Fredy Santoso)