Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Kebakaran melanda kebun bambu di Dusun Kertaharja, RT 033/009, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2026) pagi.
Berkat respons cepat petugas Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 09.17 WIB.
Begitu menerima informasi, personel Pos WMK Banjarsari langsung diberangkatkan menuju lokasi menggunakan satu unit kendaraan pancar.
"Objek yang terbakar adalah kebun bambu dengan luas area yang terdampak sekitar 100 meter persegi. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merembet ke rumpun bambu yang berada di sekitar lokasi," kata Budi Rahmat.
Baca juga: Polres Ciamis Borong Tiga Penghargaan Tingkat Polda Jabar, Juara 1 Lomba 3 Pilar hingga Satkamling
Ia menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 09.14 WIB oleh pemilik kebun, Ujang Kusuma Supriatna (65).
Saat melihat api semakin membesar, Ujang khawatir kobaran api akan menjalar ke rumah yang berada di sekitar kebun sehingga segera meminta bantuan kepada petugas Pos WMK Banjarsari.
Merespons laporan tersebut, petugas langsung bergerak ke lokasi dan melakukan upaya pemadaman. Setibanya di lokasi, personel Damkar segera menyemprotkan air ke titik api agar kobaran tidak semakin meluas.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga mengobservasi seluruh area kebakaran untuk memastikan situasi benar-benar aman.
Pendataan dilakukan sebagai bahan laporan, sekaligus memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya kewaspadaan saat melakukan pembakaran sampah, terutama pada musim kemarau yang membuat vegetasi lebih mudah terbakar.
Budi mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terlebih di lokasi yang berdekatan dengan lahan kering, semak belukar, maupun kebun bambu.
"Pembakaran sampah yang tidak diawasi dapat memicu kebakaran lebih besar, apalagi saat cuaca panas dan angin cukup kencang. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan segera menghubungi petugas apabila melihat atau mengetahui adanya kebakaran agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin," ujarnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, personel yang diterjunkan terdiri dari Icep Saepul Azhar, Uju Suparman, Bayu Gilang Permana, Nana Juliana, dan Dikri Nurdena Tama.
Sementara petugas yang tetap bersiaga di Pos WMK Banjarsari yakni Rahmat Pujiyanto, Nurholis, dan Bintang Nuralam.
Proses pemadaman juga melibatkan unsur Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) serta warga sekitar yang turut membantu mengamankan lokasi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan dan dipastikan tidak lagi berpotensi menyala, seluruh personel kembali ke Pos WMK Banjarsari sekitar pukul 09.50 WIB untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.(*)