POSBELITUNG.CO, BANGKA - Kecelakaan maut terjadi di tanjakan depan Masjid Al-Qodar, Desa Jelutung I, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Sebuah truk Toyota Dyna bermuatan sekitar 12,5 ton beras diduga tidak kuat menanjak, lalu berjalan mundur dan menabrak seorang pengendara sepeda motor hingga meninggal dunia.
Truk mengangkut sekitar 250 karung beras dengan berat masing-masing 50 kilogram atau total sekitar 12,5 ton. Muatan tersebut berasal dari Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan.
Usai kecelakaan, ratusan karung beras dipindahkan ke truk lain agar kendaraan yang terlibat kecelakaan dapat dievakuasi dari lokasi.
"Muatannya sekitar 250 karung. Satu karung beratnya kurang lebih 50 kilogram, jadi totalnya sekitar 12,5 ton. Beras ini dibawa dari Desa Rias, Bangka Selatan," kata Yanto, warga yang membantu proses pemindahan muatan, saat ditemui Bangkapos.com di lokasi kejadian.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Truk yang melaju di tanjakan diduga kehilangan tenaga hingga bergerak mundur dan menghantam sepeda motor Honda Beat yang berada tepat di belakangnya.
Korban merupakan seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor dengan gerobak berisi botol-botol obat herbal dan jamu.
Benturan keras membuat korban terlempar ke selokan di tepi jalan, sementara sepeda motor beserta gerobak dagangannya mengalami kerusakan parah.
"Waktu kami lihat, korban masih berada di selokan. Tidak ada tanda-tanda kehidupan sehingga warga menunggu petugas datang untuk melakukan evakuasi," ujar Edo, warga setempat.
Ia menambahkan korban mengalami luka parah di bagian kepala akibat benturan. Sekitar 30 menit kemudian, petugas kepolisian tiba di lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit. Namun, korban diduga telah meninggal dunia.
Di sela proses evakuasi, sopir truk tampak terduduk lemas di depan kendaraannya. Sesekali ia menundukkan kepala dan menangis sambil memandangi truk yang masih berada di lokasi.
Saat ditanya mengenai kondisinya, sopir hanya menjawab singkat, "Takut, Bang," sebelum kembali duduk di pinggir jalan menunggu proses evakuasi selesai.
Sementara itu, warga bersama rekan sesama sopir bergotong royong memindahkan seluruh muatan beras untuk mempercepat pengangkatan truk dari badan jalan.
Hingga Jumat sore, Unit Laka Satlantas Polres Bangka Tengah masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi guna memastikan penyebab kecelakaan.
Polisi juga menyelidiki apakah beban muatan maupun faktor teknis kendaraan turut menjadi penyebab truk gagal menaklukkan tanjakan tersebut.
Kapolres Bangka Tengah AKBP Samuel Simanjuntak melalui Kasi Humas Ipda Dedi Sudrajat mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula saat truk Toyota Dyna warna biru putih bernomor polisi BN 8295 PW melaju dari arah Koba menuju Pangkalpinang.
Saat itu truk dikemudikan melintas di jalan raya depan Masjid Al-Qodar Desa Jelutung, Kecamatan Namang.
"Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menanjak, kendaraan tersebut mengalami mati mesin. Pengemudi sempat berupaya menghidupkan kembali mesin, namun tidak berhasil sehingga kendaraan bergerak mundur," kata Dedi kepada Bangkapos.com, Jumat (17/07/2026).
Pada saat bersamaan, tepat di belakang truk melaju sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 6829 GE yang dikendarai seorang perempuan.
Akibat truk yang bergerak mundur, sepeda motor beserta pengendaranya terseret hingga terlindas.
"Akibat kendaraan mundur, sepeda motor beserta pengendaranya terseret dan terlindas. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia," jelas Dedi.
“Korban kemudian dievakuasi ke RS Pratama Sungkap untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya. Sementara pengemudi truk dilaporkan tidak mengalami luka,” kata Dedi.
Dedi mengatakan truk tersebut mengangkut sekitar 200 karung beras.
Dugaan truk mati mesin masih merupakan hasil penyelidikan awal.
Satlantas Polres Bangka Tengah masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Jelutung, Kecamatan Namang. Saat ini Satlantas Polres Bangka Tengah telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan," kata Dedi.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum digunakan, terutama saat melintasi jalur menanjak maupun menurun.
"Pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan, terutama saat melintasi jalur menanjak maupun menurun. Selalu jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, gunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, lengkapi surat-surat kendaraan, serta patuhi seluruh aturan lalu lintas. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama," kata Dedi. (Posbelitung.co/Erlangga)