TRIBUNNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca di Indonesia untuk Minggu (19/7/2026).
BMKG memprakirakan terdapat 3 wilayah yang masuk dalam status Siaga (Hujan Lebat - Sangat Lebat), yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan. Sementara itu, untuk status Awas (Hujan Sangat Lebat - Ekstrem) dilaporkan nihil di seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu, terdapat 12 wilayah yang berada dalam status Waspada (Hujan Sedang - Lebat), di antaranya Aceh, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua Pegunungan.
Tidak hanya peringatan dini hujan, BMKG juga mengeluarkan Peringatan Dini Angin Kencang untuk sejumlah wilayah seperti Banten, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah jika cuaca buruk serta mempersiapkan diri sebelum cuaca ekstrem terjadi.
Baca juga: Persiapan Hadapi Elnino, Menteri Pertanian Gelar Panen dan Tanam Padi di Kota Semarang
1. Waspada
2. Siaga
Baca juga: BPPTKG: Pendakian Gunung Merapi Belum Direkomendasikan, Ada Potensi Erupsi Eksplosif
3. Peringatan Dini Angin Kencang
BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia akan terjadi pada Juli–September 2026.
Masyarakat diharapkan meningkatkan kesiapan dan melakukan langkah antisipasi untuk menekan risiko kerugian akibat dampak El Nino 2026, terutama pada bulan Agustus yang menjadi puncak utama.
Berikut adalah jadwal dan daftar wilayah puncak kemarau 2026:
1. Juli
Baca juga: Hadapi Elnino, Mentan SYL Minta Jajarannya Dampingi Para Petani di Lapangan
2. Agustus
(Tribunnews.com/Mohay)