Korban Ledakan Gupusmu II Madiun Dirujuk ke RSPAL dr Ramelan Surabaya
Cak Sur July 18, 2026 08:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Satu prajurit TNI AD yang menjadi korban ledakan di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) II, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, terpaksa harus dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr Ramelan, Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Langkah rujukan tersebut diambil, demi memberikan penanganan medis yang lebih intensif kepada korban.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Selly Fitriani, mengonfirmasi kabar tersebut pada Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa pasien tersebut memerlukan tindakan spesifik dari dokter spesialis.

"Yang satu (prajurit) dirujuk karena perlu perawatan dokter bedah digestif," ujar Selly Fitriani saat memberikan keterangan resmi.

Meskipun demikian, pihak rumah sakit masih enggan membeberkan identitas detail dari prajurit yang dirujuk ke Surabaya tersebut demi privasi pasien dan keluarga.

Baca juga: Breaking News: Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Satu Prajurit Gugur

Kondisi Lima Prajurit di RSUD Caruban Stabil

Di sisi lain, Selly memastikan bahwa lima korban ledakan lainnya saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Caruban.

Pihak rumah sakit terus memberikan pelayanan medis terbaik demi mempercepat proses pemulihan para prajurit tersebut.

Selly juga menegaskan, bahwa perkembangan kondisi kesehatan kelima prajurit TNI tersebut saat ini menunjukkan tren yang positif dan terpantau kondusif.

  • Kondisi umum pasien stabil dan sadar penuh.
  • Tanda-tanda vital terpantau normal di bawah pengawasan tim dokter.
  • Pelayanan medis terus dioptimalkan secara berkala.

"Kondisi kelimanya dalam keadaan baik," tutur Selly singkat.

Baca juga: Kodam V Brawijaya Ambil Alih Penanganan Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

KORBAN - Ambulans diduga membawa jenazah korban ledakan di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) keluar dari kamar jenazah RSUD Caruban di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Kamis (16/7/2026). Penjagaan ketat oleh personel TNI dan Polisi Militer dilakukan di area rumah sakit
KORBAN - Ambulans diduga membawa jenazah korban ledakan di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) keluar dari kamar jenazah RSUD Caruban di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Kamis (16/7/2026). Penjagaan ketat oleh personel TNI dan Polisi Militer dilakukan di area rumah sakit (Surya.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti)

Kronologi Insiden Ledakan Gupusmu II Saradan

Ledakan ini menyebabkan total tujuh prajurit TNI AD menjadi korban. Satu di antaranya, yakni Serda Hengki Noto Susanto, dinyatakan gugur akibat luka parah yang dideritanya.

Almarhum kini telah dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun.

Sementara itu, enam prajurit lainnya yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke RSUD Caruban, sesaat setelah insiden berlangsung, sebelum akhirnya satu pasien dirujuk ke Surabaya.

Baca juga: Kondisi Enam Korban Ledakan Gudang Munisi Madiun Berangsur Membaik

STABIL - Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tempat dirawatnya korban  ledakan Gudang Pusat Munisi (Gupusmu), saat dijaga anggota Polisi Militer pada Kamis (16/7/2026). Kondisi keenam korban kini berangsur membaik.
STABIL - Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tempat dirawatnya korban ledakan Gudang Pusat Munisi (Gupusmu), saat dijaga anggota Polisi Militer pada Kamis (16/7/2026). Kondisi keenam korban kini berangsur membaik. (Surya.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti)

Pentingnya Penanganan Spesialis Bedah Digestif

Tindakan merujuk pasien dengan cedera dalam ke RSPAL dr Ramelan Surabaya dinilai sangat tepat

. Sebagai salah satu pusat rujukan medis utama militer di Jawa Timur, RSPAL dr Ramelan memiliki fasilitas penanganan trauma komprehensif dan tim dokter spesialis bedah digestif berpengalaman.

Penanganan yang cepat dan akurat sangat krusial untuk meminimalkan risiko komplikasi organ dalam pasca-ledakan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.