SURYA.CO.ID, SURABAYA - Satu prajurit TNI AD yang menjadi korban ledakan di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) II, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, terpaksa harus dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr Ramelan, Surabaya, Jawa Timur (Jatim).
Langkah rujukan tersebut diambil, demi memberikan penanganan medis yang lebih intensif kepada korban.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Selly Fitriani, mengonfirmasi kabar tersebut pada Sabtu (18/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa pasien tersebut memerlukan tindakan spesifik dari dokter spesialis.
"Yang satu (prajurit) dirujuk karena perlu perawatan dokter bedah digestif," ujar Selly Fitriani saat memberikan keterangan resmi.
Meskipun demikian, pihak rumah sakit masih enggan membeberkan identitas detail dari prajurit yang dirujuk ke Surabaya tersebut demi privasi pasien dan keluarga.
Baca juga: Breaking News: Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Satu Prajurit Gugur
Di sisi lain, Selly memastikan bahwa lima korban ledakan lainnya saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Caruban.
Pihak rumah sakit terus memberikan pelayanan medis terbaik demi mempercepat proses pemulihan para prajurit tersebut.
Selly juga menegaskan, bahwa perkembangan kondisi kesehatan kelima prajurit TNI tersebut saat ini menunjukkan tren yang positif dan terpantau kondusif.
"Kondisi kelimanya dalam keadaan baik," tutur Selly singkat.
Baca juga: Kodam V Brawijaya Ambil Alih Penanganan Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Ledakan ini menyebabkan total tujuh prajurit TNI AD menjadi korban. Satu di antaranya, yakni Serda Hengki Noto Susanto, dinyatakan gugur akibat luka parah yang dideritanya.
Almarhum kini telah dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun.
Sementara itu, enam prajurit lainnya yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke RSUD Caruban, sesaat setelah insiden berlangsung, sebelum akhirnya satu pasien dirujuk ke Surabaya.
Baca juga: Kondisi Enam Korban Ledakan Gudang Munisi Madiun Berangsur Membaik
Tindakan merujuk pasien dengan cedera dalam ke RSPAL dr Ramelan Surabaya dinilai sangat tepat
. Sebagai salah satu pusat rujukan medis utama militer di Jawa Timur, RSPAL dr Ramelan memiliki fasilitas penanganan trauma komprehensif dan tim dokter spesialis bedah digestif berpengalaman.
Penanganan yang cepat dan akurat sangat krusial untuk meminimalkan risiko komplikasi organ dalam pasca-ledakan.